Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Nasib Cinta Terdampak PPKM

Ahmad Yani • Jumat, 9 Juli 2021 | 17:51 WIB
Photo
Photo
MALANG KOTA - Kisah Markonah, 25, warga Kecamatan Lowokwaru ini bisa menjadi pelajaran bagi para perempuan lainnya. Tujuannya tentu agar tidak mudah baper dengan lawan jenisnya.

Sebelumnya, Markonah memang sempat dekat dengan Markucel, 24, setelah beberapa kali mempunyai kesempatan untuk mengerjakan tugas sosial yang sama. Komunikasi keduanya semakin intens hingga sejumlah gosip terkait kedekatan keduanya pun mencuat. ”Padahal kekasih Markucel yang sebelumnya baru saja meninggal dunia,” kata narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Dengan sejumlah gosip yang beredar, Markucel kerap berdalih bila mereka hanya rekan kerja di organisasi kemasyarakatan. Sementara Markonah, ibarat pepatah ”tresno jalaran soko kulino” sudah merasakan benih-benih cinta. Sebab, Markonah begitu menikmati dan bahagia dengan kedekatannya bersama Markucel. ”Karena Markonah kebetulan juga habis putus dari pacarnya,” ungkap dia

Agaknya rasa nyaman Markonah ini karena dia juga terdampak PPKM (Perempuan Pendamba Kehangatan Maksimal). Hingga waktu itu, Markonah pun meminta kejelasan pada Markucel. ”Hasilnya dramatis, karena Markonah sampai pingsan mendengar pernyataan Markucel,” beber sumber. Di tengah perbincangan mereka, Markucel tidak sengaja melontarkan kalimat ”kamu terlalu baik” sebagai bentuk penolakan halus untuk Markonah.

”Padahal kalimat itu juga yang dipakai mantan Markonah ketika memutuskan hubungan,” imbuhnya. Sempat terjadi perdebatan panjang dalam perbincangan itu, Markonah pun juga terkesan memaksakan perasaan Markucel. ”Bahkan Markonah sempat meminta Markucel mengajari untuk nakal kalau memang dia terlalu baik,” tutupnya.(rmc/ulf/c1/by)
Editor : Ahmad Yani
#kisah cinta #ppkm #Kota Malang #khas malang