Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akhir Pekan Suhu Udara Diprediksi Lebih Panas Efek dari Fenomena Angin Timuran

Aditya Novrian • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 18:38 WIB
BEDIDING: Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Malang memantau embusan angin menggunakan anemometer kemarin (17/7).
BEDIDING: Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Malang memantau embusan angin menggunakan anemometer kemarin (17/7).

SIDOARJO – Bulan Oktober menjadi peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.

Meski demikian, ancaman cuaca ekstrem masih berpotensi hingga beberapa hari ke depan.

Khususnya beberapa daerah di Jawa Timur (Jatim) yang bakal mengalami suhu udara lebih panas.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi suhu hingga akhir pekan ini bisa mencapai 34-37 derajat Celcius.

Suhu yang cukup panas untuk beberapa daerah. Salah satunya di Sidoarjo.

Ketua Tim Meteorologi BMKG Juanda Shanas Prayuda mengatakan, prediksi cuaca di wilayah Sidoarjo yang cenderung panas.

Hal itu diakibatkan fenomena angin timuran.

”Fenomena tersebut masih aktif sehingga berpotensi menyebabkan angin kencang,” ujar Shanas, kemarin (4/10).

Angin kencang itulah yang menyebabkan tutupan awan di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya menjadi tipis atau berkurang.

Di sisi lain, hujan tetap mungkin terjadi di Kota Delta dalam beberapa pekan ke depan.

Namun, hujan yang terjadi diperkirakan akan bersifat lokal.

Hal itu dipengaruhi oleh topografi dan faktor lokal dari masing-masing daerah.

”Hujan bersifat lokal, tergantung pada kelembapan udara dan suhu di wilayah tertentu,” katanya.

Sementara itu, puncak musim hujan diprediksi akan mulai memasuki wilayah Sidoarjo pada dasarian pertama November.

Berdasarkan data BMKG Juanda, wilayah utara Sidoarjo seperti Taman, Waru, Krian, Balongbendo, Buduran, Sedati, dan beberapa kecamatan di tengah Sidoarjo berpotensi mengalami hujan pada periode tersebut.

”Wilayah selatan Sidoarjo, seperti Jabon, Krembung, dan Porong, diperkirakan akan memasuki musim hujan pada dasarian kedua November,” tambah Shanas.

Menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem ini, BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kesiapan tubuh.

”Karena suhu bisa naik-tur un dengan signifikan, masyarakat diharapkan tetap waspada,” imbaunya. (eza/ris/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#suhu udara #lebih panas jakarta atau surabaya #akhir pekan #Fenomena #Diprediksi #Angin timuran #Efek