RADAR MALANG - Beberapa tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2015, Indonesia dihebohkan dengan meninggalnya seorang anak kecil di Bali bernama Engeline.
Anak itu dibunuh oleh ibu angkatnya sendiri, Margriet Christina Megawe.
Mulanya, dikabarkan bahwa Engeline hilang.
Baca Juga: Dipicu Judi Online, Istri Bakar Suami saat Sedang Tidur
Namun setelah diselidiki oleh pihak kepolisian, ditemukan jasad Engeline yang terkubur dengan balutan seprai di belakang rumah mereka.
Karena kekejamannya, Margriet divonis penjara seumur hidup.
Dia mendekam di Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan, Bali.
Agus Tay Handamay, yang merupakan asisten rumah tangga juga ikut terseret dalam kasus ini karena ikut membantu mengubur.
Setelah beberapa tahun berlalu, tiba-tiba nama Margriet kembali mencuat ke permukaan.
Ternyata pada Jumat (6/12), ia dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Garbamed, Bali.
Margriet mengalami gagal ginjal kronis stadium V.
Tentunya selama ini pihak lapas tidak tinggal diam dan memberikan perhatian kepadanya.
Sejak Juli 2024, dia rutin melakukan cuci darah dua kali dalam seminggu dengan didampingi petugas lapas.
Pada Jumat pagi, jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga.
Barang milik Margriet yang ada di lapas pun sudah diangkut. (Najwa Azelia Putri Nasution)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana