SURABAYA – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Pahlawan kemarin (10/12) siang.
Cuaca buruk itu mengakibatkan banyak pohon tumbang, rumah roboh, dan hunian warga tergenang.
Misalnya di Jalan Anjasmoro.
Sebuah pohon ambruk sampai menutup dan menghambat akses jalan.
Kemudian pohon beringin di persimpangan Jalan Ronggolawe dan Jalan Bintoro roboh menimpa kendaraan patroli milik Satpol PP Kota Surabaya dan satu kendaraan roda dua.
Bagus Dwi Saputra, pengendara mobil patroli mengatakan, tengah berkendara pelan dari arah Ronggolawe menuju Bintoro.
”Jarak pandang hanya 1 meter. Jadi, saya hatihati, tibatiba bruaaak,” ucap Bagus.
Beruntung, dia tak terluka.
Hujan deras juga membuat rumah warga di Jalan Raya Asem Mulya, Asemrowo, kebanjiran.
Yenny Santoso, salah seorang warga, menuturkan bahwa ketinggian air di dalam rumah sampai setengah betis orang dewasa sekitar pukul 15.00.
”Gorong-gorongnya ini baru saja dibangun. Mungkin tidak nyambung. Jadinya banjir gini,” kata Yenny.
Jalan di depan rumahnya juga tenggelam.
Melihat kondisi tersebut, anggota Komisi A DPRD Surabaya Azhar Kahfi meminta agar BPBD Surabaya menyiapkan personel tambahan untuk penanganan bencana.
Khususnya di kawasan yang sudah terpetakan bencana musiman.
”Potensi kerawanan bencana di Surabaya ini sumbernya ada empat, yakni banjir, puting beliung, banjir rob, dan pohon tumbang,’’ paparnya.
Kepala BPBD Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan, penambahan personel memang sudah disiapkan.
Dia memastikan komponen pendukung itu siap diterjunkan bila dibutuhkan bantuan.
”Yang paling penting lagi adalah titik evakuasinya. Kami sudah sediakan di 153 kelurahan. Ini mitigasi untuk menyediakan tempat aman bagi warga jika ada bencana yang mengharuskan mereka mengungsi,’’ terangnya. (dho/leh/dya/ zam/gal/c6/jun/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana