SURABAYA - Mulai kemarin (23/12), tunnel yang menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) menuju Kebun Binatang Surabaya (KBS) sudah dibuka untuk pengunjung umum.
Keberadaan terowongan itu menjadi akses warga yang parkir kendaraan di TIJ.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menempatkan petugas untuk pengamanan dan mengantisipasi penyalahgunaan pada malam hari.
Dibuka oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi, tunnel TIJ-KBS diklaim menjadi jujukan destinasi baru di Surabaya.
Apalagi, terowongan sepanjang 172 meter dan tinggi 3,5 meter itu dilengkapi diorama dan video mapping koleksi satwa KBS.
Terowongan itu diharapkan bisa menjadi daya tarik baru bagi pengunjung dalam maupun luar kota pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru).
”Keluar tunnel langsung disambut pintu masuk KBS,” kata Eri kemarin (23/12).
Di pintu keluar tunnel ada kendaraan listrik yang bisa disewa untuk masuk ke KBS.
”Adanya tunnel juga tidak mengubah tiket KBS,” imbuh Eri yang baru mendapat gelar doktor dari Universitas Airlangga (Unair).
Proyek terowongan senilai Rp 31 miliar tersebut dibangun untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung dan mengantisipasi kecelakaan.
Terutama pengunjung yang parkir di TIJ.
Kepala Dishub Kota Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, untuk bisa mengakses ke tunnel, pengunjung harus membeli tiket masuk KBS.
Pengunjung bisa membeli tiket di lantai 2 TIJ.
”Kami sudah berkolaborasi untuk penjualan tiketnya agar TIJ juga terkena imbasnya ramai,” ucap Tundjung.
Akses keluar masuk pengunjung juga dibuatkan jalur berbeda.
Dishub masih menghitung jumlah pengunjung yang melewati tunnel untuk memastikan tidak ada penumpukan. (omy/jun/adn)
Editor : Aditya Novrian