Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bea Cukai Juanda Gagalkan Pengiriman Puluhan Reptil Hidup

Aditya Novrian • Rabu, 25 Desember 2024 | 18:20 WIB
Grafis
Grafis

SURABAYA – Modus menyelundupkan satwa hidup semakin beragam.

Salah satunya dengan menyelundupkan hewan dengan dokumen baju.

Trik tersebut dibongkar Bea Cukai Juanda.

Sebanyak 39 hewan hidup akan diselundupkan melalui Terminal Kargo Bandara Juanda Surabaya.

Puluhan satwa hidup jenis reptil dan laba-laba besar (tarantula) itu hendak dikirim dari Surabaya ke Hongkong dengan dokumen kepabeanan baju hingga kosmetik.

Kepala Kantor Bea Cukai Juanda Sumarna mengatakan, penemuan puluhan reptil dan tarantula siap ekspor itu terjadi pada Jumat (20/12) lalu.

”Satwa hidup tersebut diberitahukan dalam dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) sebagai baju, kosmetik, aksesori, dan beberapa jenis makanan sebanyak 160 koli dengan berat keseluruhan 4.676 kilogram,” beber Sumarna kemarin (24/12).

Petugas bea cukai awalnya memeriksa dokumen PEB beserta barangnya.

Setelah dianalisis, ditemukan dugaan pemasukan barang yang tidak sesuai dengan jumlah dan jenis barang pada PEB.

”Petugas bea cukai lalu melakukan mitigasi risiko dengan proses pemindaian barang ekspor melalui mesin X-ray dan mendapati hasil citra yang mencurigakan terhadap salah satu koli,” jelas Sumarna.

Petugas lantas membuka salah satu koli dan ternyata isinya bukan barang-barang sebagaimana yang disebutkan dalam dokumen PEB.

”Isinya berupa satwa hidup yang tidak diberitahukan dalam PEB serta diatur perizinan ekspornya berdasar undang-undang tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan,” sambung Sumarna.

Dari situ, petugas membuka semua koli dan isinya satwa hidup semua. Biawak paling banyak atau 18 ekor, lalu ular (15), tarantula (5), dan iguana (1).

Seluruh satwa hidup itu pun sudah diserahkan ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur di Jalan Raya Bandara Juanda. (gas/c7/dns/adn)

Editor : Aditya Novrian
#bea cukai juanda #penyuludupan #reptil