Radar Malang - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus melaju pesat.
Hingga akhir 2024, realisasi 109 paket pembangunan yang dibiayai APBN mencapai 61,7%.
Dari delapan proyek groundbreaking yang telah dilakukan, nilai investasi tercatat sebesar Rp58,4 triliun, melibatkan kolaborasi antara investor domestik dan asing.
Beberapa fasilitas sudah berdiri, seperti Hotel Nusantara dengan 191 kamar, Rumah Sakit Mayapada dan Hermina yang masing-masing memiliki kapasitas 200 tempat tidur, serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menghasilkan energi terbarukan sebesar 10 MW.
Proyek unggulan lainnya, seperti Delonix Nusantara, Magnum Resort, dan d'primahotel Nusantara dengan investasi Rp100 miliar, tengah berjalan untuk memperkuat kawasan mixed-use yang modern.
Pemerintah juga mempercepat pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang ditargetkan fungsional awal 2025 guna mendukung perpindahan bertahap Aparatur Sipil Negara (ASN).
Infrastruktur legislatif dan yudikatif, termasuk gedung DPR/MPR dan Mahkamah Agung, dijadwalkan selesai pada 2028.
Jaringan jalan serta Multi Utility Tunnel (MUT) akan mulai dibangun awal 2025 untuk menunjang aktivitas di pusat pemerintahan baru.
“Kami optimistis Nusantara akan menjadi simbol kebangkitan Indonesia, mengedepankan modernitas, keberlanjutan, dan kolaborasi,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.
Program ini menjadi wujud sinergi pemerintah, masyarakat, dan investor dalam menciptakan masa depan baru bagi bangsa. (Dzulfiqar Arifuddin)
Editor : Aditya Novrian