SURABAYA – Eksistensi Pasar Nostalgia Bratang kian meredup.
Hari ke hari, jumlah pengunjung yang datang kesana terus menurun.
Ditambah lagi pedagang yang menjual barang antik tak sebanyak beberapa tahun sebelumnya.
Sadar dengan masalah tersebut, PD Pasar Surya Surabaya berencana untuk menata ulang.
Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Surya Surabaya Agus Priyo mengaku ada beberapa hal yang perlu dikerjakan lebih dulu sebelum menginjak pada proses selanjutnya.
Yakni penguatan SDM pedagang.
’’Catatan kami, berkurang nya jumlah pedagang barang antik. Tapi memang perlu sentuhan lebih untuk ini. Dan kami sudah merencanakan itu,’’ jelasnya.
Dia mengungkapkan, berkurangnya penjual dan tingkat kunjungan juga jadi catatan untuk merancang penataan kedepannya.
Sejak awal pembentukan Pasar Nostalgia Bratang, terdapat 266 stan yang aktif.
Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai kondisi, jumlah pedagang berkurang.
Hingga saat ini, terdapat 142 stan yang tetap aktif berjalan baik sebatas offline maupun online.
’’Pembinaan secara langsung memang belum. Namun tahun ini kami akan proses itu secara bertahap,’’ imbuhnya.
Menurut salah satu pedagang Pasar Nostalgia Bratang, M Rizqon, memang perlu kemasan khusus untuk Pasar Nostalgia Bratang.
Kemasan itu akan menjadi ciri khas dan pembeda dengan pasar pasar yang lain.
Khususnya di sekitar pasar yang juga terdapat pasar bunga dan pasar burung.
’’Mungkin bisa dari desain, atau apapun itu yang menonjol. Bukan sekedar nama meski mayoritas juga sudah tahu kalau di sini barang antik semua,’’ paparnya kemarin (8/1). (zam/ai/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana