Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pedagang Keluhkan Kondisi Pasar Tunjungan Surabaya

Aditya Novrian • Senin, 20 Januari 2025 | 19:15 WIB
TAK SERAMAI DULU: Pengunjung berjalan di koridor Pasar Tunjungan kemarin. Dalam tiga bulan terakhir, pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi. DIPTA WAHYU/JAWA POS
TAK SERAMAI DULU: Pengunjung berjalan di koridor Pasar Tunjungan kemarin. Dalam tiga bulan terakhir, pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi. DIPTA WAHYU/JAWA POS

SURABAYA - Walau berada di pusat kota, aktivitas di Pasar Tunjungan tak lagi seramai dulu. 

Kondisi tersebut sudah terjadi tiga bulan terakhir. 

Penurunan omzet pun mencapai 40–50 persen jika dibandingkan peak season pada awal 2023. 

Seorang pedagang Pasar Tunjungan, Brawijaya B. Kusuma menyebut pengunjung Pasar Tunjungan mengalami penurunan drastis selama tiga bulan terakhir. 

Hal tersebut berimbas terhadap banyak tenant yang buka-tutup silih berganti. 

Berbeda jauh jika dibandingkan pada periode akhir 2022 sampai awal 2023. 

’’Bahkan, ada beberapa brand yang sudah ditutup dan dialihkan ke brand lain,’’ terangnya kemarin (19/1). 

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah pengunjung mulai berkurang. 

Secara eksternal, berkaitan dengan daya beli masyarakat yang menurun. 

Banyak warga yang kini lebih memilih berhemat. 

Sedangkan, secara internal lantaran kondisi pasar yang tidak kondusif. 

’’Mulai dari kondisi yang panas hingga banyak bagian yang perlu dilakukan rehabilitasi,’’ ungkapnya. 

Seorang pedagang lain, Karana, menjelaskan, ada faktor lain dari internal pedagang. 

Yakni, ada beberapa brand yang menyewa tempat bukan melalui PDPS. 

Melainkan dari pemilik stan. 

’’Harapan kami ada sinergi dan saling memiliki visi ke depannya supaya juga terwujud brand identitas,” tuturnya. 

Di tempat lain, Dirut PDPS Surabaya Agus Priyo Akhirono menyampaikan, pihaknya sudah mengetahui kondisi tersebut dan tengah mengkaji langkah penanganan. 

Pasar Tunjungan pun diyakini dapat kembali ramai seperti saat awal peresmian. 

Konsep yang diusung adalah menjadi pusat food n beverage yang mengakomodasi pedagang lokal. 

’’Pada tahun ini akan kami ajukan kembali ke pemkot untuk bantuan untuk mempercantik Pasar Tunjungan,’’ terang dia. (dho/ai/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Surabaya #kondisi #Omzet #penurunan #Pedagang #Pasar tunjungan #pengunjung