Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kampung Tambak Bayan Besolek Jelang Imlek

Aditya Novrian • Selasa, 28 Januari 2025 | 18:45 WIB
DEKORASI: Sumiati, warga etnis Tionghoa beragama muslim mempersiapkan dekorasi Imlek di dalam rumahnya di kampung Tambak Bayan Surabaya, kemarin (27/1). (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
DEKORASI: Sumiati, warga etnis Tionghoa beragama muslim mempersiapkan dekorasi Imlek di dalam rumahnya di kampung Tambak Bayan Surabaya, kemarin (27/1). (DIPTA WAHYU/JAWA POS)

SURABAYA – Masyarakat Tionghoa di Kampung Tambak Bayan, Bubutan, semakin semangat dalam menyambut datangnya Tahun Baru Imlek besok.

Puluhan lampu lampion menghiasi setiap sudut permukiman, menambah kemeriahan suasana.

Tak hanya lampion, berbagai pernak-pernik bernuansa Imlek juga menghiasi setiap rumah, seperti stiker baby ular kayu, simbol yang mewakili shio tahun 2025.

 Baca Juga: Yayasan Margo Utomo Malang Raya Bagikan 200 Angpao Imlek 2576

Menurut Suseno, Pengurus Kampung Pecinan Tambak Bayan, menghias kampung menjelang Imlek sudah menjadi tradisi yang terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Meski sederhana, antusiasme warga Tionghoa di kampung ini tetap tinggi, dan mereka menyambut Imlek dengan penuh kebahagiaan.

Tahun ini, ada yang berbeda dalam perayaan Imlek di Kampung Tambak Bayan.

Selain menghias kampung dan rumah dengan nuansa Imlek, para warga juga tengah sibuk mengumpulkan barang-barang peninggalan nenek moyang mereka.

Bukan barang bersejarah yang terbuat dari logam atau batu, melainkan perabotan dapur, peralatan kerja, dan furnitur rumah tangga tempo dulu, seperti panci, jam dinding, peralatan perkakas, kursi, meja, telepon, hingga foto-foto keluarga.

”Koleksi peninggalan sesepuh atau orang tua ini akan dipamerkan pada tanggal 29-31 Januari mendatang,” kata Suseno di Kampung Tambak Bayan, kemarin (27/1).

Meskipun terlihat biasa, barang-barang tersebut menyimpan kisah yang penuh makna bagi warga Tambak Bayan.

Sebagai contoh, peralatan perkakas kayu yang menjadi ciri khas kampung ini.

Hal tersebut menggambarkan bahwa banyak sesepuh di Tambak Bayan dulunya bekerja sebagai tukang kayu, yang kini menjadi bagian dari sejarah kampung ini.

”Barang-barang ini memiliki cerita dan sejarah tersendiri. Kami ingin generasi muda tahu dan memahami asal-usul mereka, terutama mengenai pekerjaan dan kehidupan orang tua mereka di masa lalu,” ujar Suseno. (ian/tia/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kampung tambak bayan #libur imlek #Bersolek #tahun baru imlek #libur Imlek 2025 #Tionghoa #Imlek #libur #Imlek 2025