Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PJR Ditlantas Polda Jatim Tambah Sistem Pengamanan di Jembatan Suramadu

Aditya Novrian • Jumat, 31 Januari 2025 | 18:40 WIB
PENGHUBUNG DUA WILAYAH: Sejumlah pengendara melintas di Jembatan Suramadu kemarin (30/1) siang. (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
PENGHUBUNG DUA WILAYAH: Sejumlah pengendara melintas di Jembatan Suramadu kemarin (30/1) siang. (DIPTA WAHYU/JAWA POS)

SURABAYA – Jembatan Suramadu mendapat sorotan beberapa hari terakhir.

Mulai dari benang nilon yang dipasang oleh orang tak dikenal hingga pemotor melintas di jalur cepat.

Tak mau kejadian terulang lagi, Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas (PJR Ditlantas) Polda Jatim berencana menambah sistem pengamanan.

Pertama, merencanakan pemasangan portal di jalur sepeda motor.

Rencana tersebut muncul dalam rapat koordinasi lintas sektor dengan Polres Bangkalan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali. 

Kanit PJR VIII Ditlantas Polda Jatim AKP Sudirman mengatakaTak mau kejadian terulang lagi, Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas (PJR Ditlantas) Polda Jatim berencana menambah sistem pengamanan.n, pemortalan memang pernah diusulkan pada 2018.

Namun, berbeda dengan pemortalan sebelumnya, kali ini tidak akan diberlakukan tarif penyeberangan bagi kendaraan yang melintas. 

”Teknisnya masih dirumuskan lebih lanjut karena kami tidak ingin (pemortalan) malah menimbulkan kemacetan panjang seperti kekhawati ran masyarakat,” kata Sudirman.

Salah satunya karena dengan adanya portal, butuh waktu bagi petugas dalam memeriksa STNK pengendara yang melintas.

Usulan pemortalan berkaitan dengan maraknya penyalahgunaan Jembatan Suramadu sebagai medium pelarian hasil pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam banyak temuan, didapati hasil curanmor dari Surabaya memang dibawa kabur ke Madura. 

Pemortalan rencananya berlangsung selama 24 jam.

Harapannya ke depan juga mencegah aksi balap liar yang biasanya marak pada malam akhir pekan.

”Lewat pemortalan, juga bisa diantisipasi potensi pelanggaran lain seperti roda dua yang nekat melintas di jalur roda empat,” tutur Sudirman.

Kemudian usulan yang kedua, PJR Ditlantas mengusulkan penambahan CCTV.

Hal itu mengingat kamera pengawas yang tersedia saat ini ini kurang memadai untuk pemantauan kondisi lalu lintas.

Antisipasi tambahan juga diberikan melalui pendirian pos terpadu pada masing-masing pintu masuk jembatan. (leh/dns/adn) 

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Surabaya #sistem pengamanan #portal #madura #Jembatan Suramadu #PJR Ditlantas Polda Jatim