Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Reformasi Pemerintah untuk Pengembangan Pariwisata Indonesia

Aditya Novrian • Rabu, 12 Februari 2025 | 21:00 WIB
Desa panglipuran Bali Indonesia (thefreedomcomplex).
Desa panglipuran Bali Indonesia (thefreedomcomplex).

RADAR MALANG - Pemerintah terus melakukan reformasi di sektor pariwisata guna menciptakan industri yang lebih berkelanjutan dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. 

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, menyampaikan hal ini dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII PHRI yang disiarkan pada Selasa (11/2).

Baca Juga: Imlek 2025, Bisnis Pangan-Pariwisata Punya Potensi Bagus

Dalam pernyataannya, Rizki menegaskan bahwa pemerintah tengah berupaya melakukan restrukturisasi menyeluruh di berbagai sektor, termasuk pariwisata.

"Pemerintah bisa dibilang sedang restrukturisasi atau reformasi terkait dengan semua sektor, termasuk di dalamnya pariwisata. Kami juga sebenarnya sedang berjuang," ujarnya.

Reformasi ini mencakup perbaikan regulasi dan pengelolaan industri pariwisata agar dapat memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian nasional. 

Pemerintah juga menargetkan penguatan sinergi antar kementerian dan lembaga terkait guna meningkatkan efektivitas kebijakan di sektor ini.

Pada tahun 2025, Kementerian Pariwisata telah menyiapkan sejumlah program unggulan untuk mendukung transformasi pariwisata nasional. 

Pada tahun 2025, Kementerian Pariwisata telah menyiapkan sejumlah program unggulan yang menjadi prioritas, antara lain Gerakan Wisata Bersih (GWB) sebagai inisiatif untuk meningkatkan kesadaran dan kebersihan destinasi wisata di seluruh Indonesia.

 Digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan guna meningkatkan layanan berbasis teknologi demi pengalaman wisata yang lebih modern dan efisien.

Pengembangan wisata bahari dan wisata kesehatan yang bertujuan untuk mendorong potensi sektor tersebut sebagai daya tarik wisata baru.

Baca Juga: Porprov Jawa Timur Bakal Dongkrak Kunjungan Wisatawan di Kota Malang

Serta peningkatan desa wisata untuk mendukung pertumbuhan dan daya saing tinggi bagi desa wisata di Indonesia.

Menurut Rizki, upaya ini tidak hanya bertujuan untuk menarik wisatawan, tetapi juga untuk meningkatkan pendapatan negara melalui sektor pariwisata.

"Kita nanti bisa lebih bergerak bersama untuk memang menunjukkan bahwa sektor ini mampu berkontribusi," tambahnya.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi B. Sukamdani, menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap industri pariwisata sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Malang Raya Bakal Ditopang Sektor Pariwisata

Ia berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah strategis guna meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di kancah internasional.

"Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan sektor pariwisata agar bisa bersaing dengan negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia," kata Hariyadi.(FD)

Editor : Aditya Novrian
#promosi pariwisata daerah #Sektor Pariwisata #pariwisata indonesia #ekonomi kreatif #kebijakan pariwisata #Pariwisata Aman dan Nyaman