Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sambut Bulan Ramadhan Pemerintah Resmi Mengadakan Operasi Pasar Pangan Murah

Aditya Novrian • Selasa, 25 Februari 2025 | 20:00 WIB

Pemerintah mengadakan Operasi Pasar Pangan Murah selama bulan Ramadhan (pexels.com/Marco Carmona)
Pemerintah mengadakan Operasi Pasar Pangan Murah selama bulan Ramadhan (pexels.com/Marco Carmona)

RADAR MALANG – Pemerintah Indonesia secara resmi memulai Operasi Pasar Murah untuk menyambut bulan suci Ramadhan 2025.

Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat selama bulan Ramadhan.

Operasi Pasar Pangan Murah dipusatkan melalui jaringan Kantor PT Pos Indonesia yang berdampak sebagai penambah operasi pasar dalam bentuk Gerakan Pangan Murah (GPM).

Baca Juga: Sambut Ramadhan 2025: 4 Rekomendasi Toko Baju Muslim di Malang untuk Tampil Modis di Hari Raya

Sebagaimana diketahui bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) serta segenap pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meluncurkan operasi pasar perdana pada Senin, 24 Februari 2025, di Kantor Pos Flora, Jakarta.

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi.

Baca Juga: Sambut Bulan Suci Ramadhan: 2 Rekomendasi Toko Kurma Terlengkap di Malang

Kepala NFA mengatakan bahwa langkah kolaboratif pemerintah bertujuan menjaga kestabilan harga pangan ketika bulan Ramadhan.

“Hari ini, 6 hari sebelum bulan Puasa, Badan Pangan Nasional bersama-sama, kota keroyokan launching operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) se-Indonesia,” ucap Arief saat di cegat di Kantor Cabang Utama PT Pos Indonesia Jakarta Flora.

Operasi Pasar Pangan Murah ini akan berlangsung mulai 24 Februari hingga 29 Maret 2025, atau H-3 Idul Fitri 1446 Hijriah, setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 11.00 waktu setempat.

Baca Juga: Muhadjir Effendy: Ramadan Jadi Momen Bangun Semangat Kebangsaan

Disribusi pangan akan dilakukan melalui jaringan PT Pos Indonesia di seluruh Indonesia, dengan target mencapai 4.500 titik.

Selain itu, operasi pasar ini juga didukung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian di 88 lokasi, serta partisipasi dari PT Charoen Pokphand Indonesia sebanyak 2.200 gerai.

Adapun juga PT Japfa Comfeed Indonesia TBk turut menbantu sebanyak 553 gerai dengan menjual daging ayam ras beku dengan harga khusus.

Baca Juga: Masjid Jami dan Sabilillah Bersiap Sambut Ramadan

Diketahui lima komoditas utama yang dijual di Kantor Pos adalah minyak goreng, bawang putih, gula konsumsi, daging kerbau beku, dan beras.

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa operasi pasar ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga pangan yang diharapkan masyarakat Indonesia mendapat harga pangan yang terjangkau.

Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Prita Laura.

Baca Juga: Prabowo Resmi Melantik Brian Yuliarto Sebagai Mendiktisaintek Baru Gantikan Satryo

Dalam pengumumannya, Laura menyampaikan pesan sesuai arahan Presiden yang menginginkan Ramadhan kali ini berjalan dengan tenang dan menyenangkan bagi masyarakat Indonesia.

“Bapak Presiden punya program di bulan Ramadhan ini adalah Ramadhan tenang dan menyenangkan. Tenangnya seperti apa Bahwa harga-harga akan terjangkau bagi masyarakat. Mari kita merayakan Ramadhan sesuai dengan keinginan Bapak Presiden,” jelas Prita.(tiw)

Editor : Aditya Novrian
#Badan Pangan Nasional (Bapanas) #ramadhan #menteri pertanian (mentan) #presiden prabowo subianto #Kantor Pos Indonesia #kebijakan pemerintah 2025