SURABAYA - Harga sejumlah bahan pokok (bapok) di swalayan dan pasar tradisional terpantau naik menjelang Ramadan.
Misalnya cabai rawit.
Kemarin (24/2), harga cabai rawit di Pasar Pabean mencapai Rp 90 ribu per kilogram.
Naik 100 persen dibandingkan pekan lalu yang hanya Rp 45 ribu per kilogram.
Gagal panen menjadi penyebab utama kenaikan harga.
Kondisi tersebut membuat pasokan tanaman hortikultura itu menipis.
”Selain cabai rawit, harga bawang putih juga tinggi, yaitu Rp 38 ribu/kilogram,” kata Pedagangan Bapok Pasar Pabean Miama.
Kabid Distribusi Dinkopdag Surabaya Devie Afrianto mengatakan, menjelang Ramadan, sejumlah harga bapok rawan mengalami kenaikan.
Misalnya telur ayam.
Saat ini harga di pasaran mencapai Rp 29 ribu - Rp 30 ribu per kilogram.
Agar harga kembali normal, sejumlah persiapan dilakukan.
Saat memasuki puasa bulan depan, Dinkopdag akan menggelar pasar murah serentak di 31 kecamatan.
Pelaksanaan bazar Ramadan digelar dua kali, yaitu awal dan pertengahan Ramadan.
”Namun ada program lain dari Kemendagri dan Badan Pangan Nasional, pasar murah akan digelar setiap hari. Pasar murah melalui Kantor Pos Indonesia,” kata Devie.
Menggelar pasar murah setiap hari dinilai membantu masyarakat.
Kemudian kondisi harga pun akan normal, sebab pasokan barangnya terpenuhi.
Kalaupun ada perubahan harga, kenaikannya tidak tinggi.
Daya beli masyarakat bisa terjaga dengan baik. (ian/gal/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana