Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pedagang Pasar Mangga Dua Surabaya Menolak Direlokasi

Aditya Novrian • Jumat, 14 Maret 2025 | 18:40 WIB
BERMASALAH: Kondisi Pasar Mangga Dua yang masih menampung ratusan pedagang. Mereka menolak direlokasi karena sudah mengantongi izin. (PUGUH SUDJIATMIKO/JAWA POS)
BERMASALAH: Kondisi Pasar Mangga Dua yang masih menampung ratusan pedagang. Mereka menolak direlokasi karena sudah mengantongi izin. (PUGUH SUDJIATMIKO/JAWA POS)

SURABAYA - Pedagang Pasar Mangga Dua bersikeras menolak keinginan Pemkot Surabaya untuk direlokasi.

Pengelolaan pasar yang sudah diserahkan ke pedagang dari manajemen lama, menjadi dasar atas sikap tersebut.

Meski begitu, Komisi B DPRD Surabaya menyebut, beberapa kelompok pedagang sudah menyatakan siap untuk dipindah.

Penasihat Pasar Mangga Dua Zainal Arifin mengatakan, Pasar Jagir Wonokromo atau lebih dikenal Pasar Mangga Dua sejak awal berdiri sudah memiliki izin operasional.

Legalitas usaha itu dipegang oleh PT Sarana Niaga Surya Makmur.

Namun pada 2022, perusahaan itu mengundurkan diri dan pengelolaan pasar diserahkan ke paguyuban pedagang.

”Kalau dari 2008 pasar ini enggak ada izin operasional, kenapa dulu pemerintah tak mempermasalahkan hal itu. Kenapa baru sekarang dewan dan pemkot mempermasalahkan izin operasional Pasar Mangga Dua,” kata Arifin kemarin (13/3).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mohammad Machmud mengatakan, tahun 2023 lalu penertiban akan dijalankan.

Namun penerbitan permohonan ke Satpol PP Surabaya tertunda.

”Permohonan bantuan penertiban KPKNL Surabaya menjadi dasar kami untuk menindaklanjuti penataan Pasar Mangga Dua. Kami akan datang ke kantor lelang untuk menanyakan hal tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Utama PD Pasar Surya Surabaya Agus Priyo mengatakan, saat ini ada 445 stan layak pakai yang sudah didata dan bisa digunakan relokasi pedagang Pasar Mangga Dua.

Lokasinya tersebar di enam pasar.

Antara lain Pasar Panjang Jiwo, Gubeng Masjid, Keputran Utara, Pucang Anom, Rungkut Baru, dan Wonokromo.

”Mayoritas yang kosong di Pasar Wonokromo dan Keputran, ada 276 stan,” kata Agus. (ian/gal/adn)

Editor : A. Nugroho
#Surabaya #menolak #Relokasi #Pedagang #pasar mangga dua #pemkot surabaya