GRESIK – Korps Bhayangkara menyusun skema pemantauan arus mudik dan balik pada Lebaran tahun ini.
Salah satunya, jajaran Satlantas Polres Gresik dan Polsek jajaran akan mendirikan lima posko pengamanan di jalur-jalur strategis yang menjadi lintasan para pemudik.
Satlantas juga mendirikan satu posko layanan mudik di kawasan Masjid Ahmad Dahlan, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.
Lokasi itu menjadi salah satu pusat kepadatan arus kendaraan, khususnya arus dari Surabaya ke Pantura Jawa Timur.
”Agar pemudik tidak terburu-buru jelang arus mudik nanti,” ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna.
Di posko tersebut disediakan berbagai fasilitas dan informasi bagi pemudik.
Mulai dari ruang istirahat, layanan kesehatan, hingga layanan pijat tradisional.
”Posko ditargetkan rampung sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 yang dimulai pada 22 Maret,” kata alumnus Akpol 2013 itu.
Sedangkan posko pengamanan ditempatkan di kawasan Alun-Alun Gresik, Raya Legundi Driyorejo, GKB Manyar, Rest 752 A Tol ruas tol Wringinanom, serta kawasan ekonomi khusus JIIPE.
”Sifatnya tentatif, namun kami memprediksi kawasan tersebut juga akan menjadi titik-titik kepadatan arus lalu lintas,” ujar KBO Satlantas Polres Gresik Ipda Arif Harianto.
Pihaknya berharap keberadaan posko pelayanan dan posko pengamanan ini dapat menjaga kondusivitas arus mudik Lebaran. (yog/ris/adn)
Editor : A. Nugroho