Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemuda di Surabaya Buru Seri Langka Mainan Balok Konstruktif Jadi Aset Investasi

Aditya Novrian • Rabu, 19 Maret 2025 | 18:35 WIB
COBA LANGSUNG: Berburu koleksi mainan balok konstruktif seperti Lego menjadi kebiasaan Grace Hany (kiri) dan Jesslyn Tjahjono sebagai kolektor.
COBA LANGSUNG: Berburu koleksi mainan balok konstruktif seperti Lego menjadi kebiasaan Grace Hany (kiri) dan Jesslyn Tjahjono sebagai kolektor.

SURABAYA – Permainan menyusun balok konstruktif kini tengah digandrungi orang dewasa.

Sebagian dari mereka bahkan menjadi kolektor.

Rico Matthew, salah satu kolektor, mengaku paling suka dengan seri Lego City.

Seri itu fokus pada membangun tata letak kota.

Saat ini, Rico sudah mengumpulkan sekitar 10 koleksi.

Ia menyiapkan budget sekitar Rp 2 juta untuk hobi tersebut.

Mahasiswa salah satu kampus swasta di Surabaya itu baru serius mengoleksi sejak SMA.

”SMP hanya main-main iseng. Terus SMA baru diseriusin buat ngumpulin,” ujarnya.

Adanya spot toko baru di sana memudahkan Rico hunting koleksi.

”Karena mainnya juga relaxing. Aku biasanya ngerjain pulang kuliah dan magang, sekitar 3 harian,” jawabnya.

Jesslyn dan kawannya juga turut mencoba area bermain.

Ruang yang cukup besar bisa dimanfaatkan para kolektor mencoba permainan yang simpel.

Seperti membangun gedung atau hewan tertentu.

General Manager MAP Aktif Adiperkasa Khusus Lego Ie Tjung mengatakan, koleksi mainan balok konstruktif kini tak hanya jadi permainan melepas penat.

Para orang dewasa juga mulai menjadikan beberapa seri tertentu sebagai aset investasi.

”Jadi nilai jualnya justru lebih tinggi. Ini untuk beberapa seri yang memang langka,” jawabnya.

Ie Tjung menilai kolektor dari Surabaya tumbuh cukup pesat.

Meskipun masih nomor dua secara jumlah setelah Jakarta.

Usianya beragam, mulai remaja hingga usia 40 tahun ke atas. (dya/kkn/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Surabaya #Balok #Pemuda #kolektor