Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menyelami Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia: Kekayaan Budaya yang Tak Tergantikan

Aditya Novrian • Kamis, 3 April 2025 | 19:30 WIB
Tradisi Grebeg Syawal di DI Yogyakarta. (Kompas.com)
Tradisi Grebeg Syawal di DI Yogyakarta. (Kompas.com)

RADAR MALANG—Lebaran atau Idul Fitri adalah momen istimewa yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Sebagai negara dengan keberagaman budaya yang kaya, setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi unik dalam merayakan Lebaran.

Berikut beberapa tradisi khas yang hanya bisa kamu temukan di Nusantara:

Grebeg Syawal di DI Yogyakarta

Tradisi Grebeg Syawal di DI Yogyakarta. (Liputan6.com)
Tradisi Grebeg Syawal di DI Yogyakarta. (Liputan6.com)

Di DI Yogyakarta, tradisi Grebeg Syawal menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran.

Keraton Yogyakarta mengeluarkan gunungan yang berisi hasil bumi dan makanan, kemudian diarak menuju Masjid Gede Kauman.

Masyarakat yang hadir akan berebut isi gunungan tersebut, yang diyakini membawa berkah.

Meriam Karbit di Pontianak

Tradisi Meriam Karbit di Pontianak. (Pontianak News)
Tradisi Meriam Karbit di Pontianak. (Pontianak News)

Kota Pontianak, Kalimantan Barat, memiliki tradisi unik bernama Meriam Karbit.

Warga menyalakan meriam yang terbuat dari batang pohon besar dan diisi karbit, menciptakan suara dentuman keras sepanjang malam takbiran.

Tradisi ini dipercaya untuk mengusir roh jahat dan menambah semarak perayaan.

Perang Topat di Lombok

Tradisi Perang Topat di Lombok. (Tempo.co)
Tradisi Perang Topat di Lombok. (Tempo.co)

Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, terdapat tradisi Perang Topat atau perang ketupat.

Acara ini melibatkan saling lempar ketupat antarwarga sebagai simbol rasa syukur atas panen yang melimpah dan kerukunan antarumat beragama.

Bakar Batu di Papua

Tradisi Bakar Batu di Papua. (Gotravela Indonesia)
Tradisi Bakar Batu di Papua. (Gotravela Indonesia)

Masyarakat Papua merayakan Lebaran dengan tradisi Bakar Batu, yaitu memasak bersama dengan cara membakar batu hingga panas dan digunakan untuk memasak daging serta umbi-umbian. Tradisi ini melambangkan kebersamaan dan rasa syukur.

Ronjok Sayak di Bengkulu

Tradisi Ronjok Sayak di Bengkulu. (Tribun Palu)
Tradisi Ronjok Sayak di Bengkulu. (Tribun Palu)

Di Bengkulu, terdapat tradisi Ronjok Sayak yang dilakukan dengan menyalakan tumpukan batok kelapa di halaman rumah saat malam takbiran.

Api yang menyala dipercaya dapat mengusir roh jahat dan menjadi simbol penerangan menuju hari yang fitri.

Binarundak di Sulawesi Utara

Tradisi Binarundak di Sulawesi Utara. (Tribun Manado)
Tradisi Binarundak di Sulawesi Utara. (Tribun Manado)

Masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara memiliki tradisi Binarundak, yaitu memasak nasi jaha (nasi ketan dengan santan) yang dimasukkan ke dalam bambu dan dibakar.

Kegiatan ini biasanya dilakukan bersama-sama sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur.

Tradisi-tradisi unik ini menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia dalam merayakan Lebaran.

Setiap daerah memiliki cara khas untuk mengekspresikan rasa syukur dan kebahagiaan, mencerminkan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa. (Talita)

 

Editor : Aditya Novrian
#lebaran #indonesia #tradisi #hari raya idul fitri