Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Setahun Ada 8.600 STNK Belum Diambil, Samsat Surabaya Utara Diserbu Warga Urus Pajak dan Balik Nama

Aditya Novrian • Rabu, 16 April 2025 | 18:08 WIB
Grafis target dan realisasi pajak
Grafis target dan realisasi pajak

SURABAYA - Sebanyak 8.600 STNK di Samsat Surabaya Utara belum diambil oleh wajib pajak (WP).

STNK tersebut menumpuk sejak 2024.

Alasan WP belum mengambil adalah ada keterlambatan cetak STNK yang terjadi tahun lalu.

Paur Samsat Surabaya Utara AKP Suryono mengingatkan kembali kepada masyarakat.

Khususnya yang melakukan pengurusan pajak lima tahunan atau pergantian STNK sejak 2024.

Namun, belum mengambil dokumen tersebut agar segera datang dan mengambil STNK.

Untuk pengambilan STNK, WP cukup membawa tanda terima berstempel dan identitas resmi sesuai data kendaraan.

”Kami layani di jam operasional dinas, tidak ada batas waktu juga,” jelasnya.

Terkait keterlambatan cetak STNK pada tahun lalu, Suryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Kini blangko sudah aman.

Soal target dan realisasi wajib pajak, dia mengungkapkan, target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp 236.048.000.000, realisasi saat ini mencapai Rp 64.442.917.256 atau setara dengan 27,30 persen.

”Kalau bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) targetnya Rp 127.125.000.000, sementara untuk realisasi Rp 34.786.934.200 atau sekitar 27,36 persen,” urainya.

Dari pantauan Jawa Pos di Samsat Surabaya Utara kemarin, banyak warga memanfaatkan waktu setelah libur Lebaran untuk mengurus pajak kendaraan dan proses balik nama.

Ada pula yang menyelesaikan administrasi pajak progresif kendaraan mereka.

Salah seorang warga Simokerto, Nova Levinda sudah mempersiapkan waktu untuk pengurusan tersebut.

”Sengaja baru ambil cuti Lebaran hari ini untuk ngurus balik nama kendaraan,” ujarnya. (zam/nor/adn)

Editor : A. Nugroho
#Surabaya #Samsat #wajib pajak #STNK #pajak kendaraan