Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Normalisasi 50 Sungai, Pemkab Sidoarjo Bongkar Bangunan Liar

Aditya Novrian • Minggu, 27 April 2025 | 02:04 WIB
PENUH LUMPUR: Petugas mengeruk sedimentasi di afvoer Bono, Jalan Pepelegi, Waru. Tujuannya agar aliran air di sana tidak terhambat. ( ANGGER BONDAN/JAWA POS)
PENUH LUMPUR: Petugas mengeruk sedimentasi di afvoer Bono, Jalan Pepelegi, Waru. Tujuannya agar aliran air di sana tidak terhambat. ( ANGGER BONDAN/JAWA POS)

SIDOARJO – Sebanyak 50 sungai di Kota Delta bakal dinormalisasi oleh pemkab.

Untuk melancarkan program tersebut, bangunan liar yang berdiri di dekat maupun atas sungai harus dibongkar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, sasaran 50 titik normalisasi tersebut mencakup beberapa sungai yang paling parah seperti di Desa Pepelegi dan Sungai Buntung yang melintasi sejumlah desa di Waru.

Termasuk, di Desa Gemurung, Gedangan.

Namun, dia tidak memungkiri masih ada yang terkendala bangli.

Sehingga, sejumlah bangli di sepanjang bantaran sungai harus di bong kar agar alat berat bisa masuk dan proses pengerukan berjalan lancar.

”Kondisinya memang masih terkendala adanya bangunan liar di sepanjang bantaran sungai,” katanya kemarin (25/4).

Dwi mengatakan, pihaknya juga meminta Satpol PP Sidoarjo segera menertibkan sisa bangli yang masih berdiri di bantaran sungai.

Sehingga, proses normalisasi bisa berjalan lancar dan tidak terganggu hambatan non-teknis.

Apalagi, bangli juga menjadi salah satu penyebab menyempitnya badan sungai dan saluran air.

Dirinya menyebut, di afvoer atau saluran pembuangan Bono Desa Pepelegi, sejumlah bangli sudah dibongkar.

Saat ini proses normalisasi masih berlangsung.

Setidaknya sudah 90 kali truk bolak-balik mengangkut lumpur dan material dari dasar sungai tersebut.

Beberapa hari ke depan, penger jaan akan bergeser ke sisi barat sungai.

”Besok (hari ini, Red), kita pindah ke sisi barat. Sudah tinggal beberapa bangli saja yang tersisa,” jelasnya. (eza/uzi/adn)

Editor : Aditya Novrian
#sidoarjao #Normalisai #bangli #Pemkab #sungai