Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

DSDABM Rp 450 M untuk Perbaikan Jalan dan Jalur Pedestrian Surabaya

Aditya Novrian • Selasa, 6 Mei 2025 | 17:07 WIB
BAKAL DIPERBAIKI: Kondisi salah satu jalur pedestrian di Surabaya yang akan diperbaiki oleh pemkot dalam waktu dekat.
BAKAL DIPERBAIKI: Kondisi salah satu jalur pedestrian di Surabaya yang akan diperbaiki oleh pemkot dalam waktu dekat.

SURABAYA – Perbaikan jalan dan jalur pedestrian dianggarkan Rp 450 miliar tahun ini.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya mulai melelang proyek tersebut bulan ini.

Seperti perbaikan jalur pedestrian Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan Pegirian senilai Rp 16,9 miliar.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Surabaya Adi Gunita menjelaskan, total anggaran Rp 450 miliar meliputi pembiayaan sejumlah proyek besar.

Seperti Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) senilai Rp 40 miliar hingga penataan jalur pedestrian Jalan KH Mas Mansyur.

Juga untuk melanjutkan perbaikan jalur pedestrian tahun lalu.

Di antaranya di Jalan Raya Kertajaya, Menur Kertoarjo, hingga pedestrian di Jalan Stasiun Gubeng.

”Tahun ini kami juga akan mengoverlay Jalan Panjang Jiwo dan Prapen,” ungkap Adi kemarin (5/5).

Pemkot juga bakal memperbaiki jalan dan saluran di wilayah permukiman yang diusulkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

Terutama di Surabaya Barat dan Utara.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Asemrowo Moch. Widodo mengatakan, di wilayahnya terdapat satu titik jalan yang telah diusulkan melalui musrenbang namun belum dikerjakan.

Yakni di Jalan Tambak Mayor Baru.

Di area tersebut sering terjadi genangan sehingga diperlukan peninggian jalan.

”Harus ditinggikan 20 hingga 30 sentimeter,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DSDABM Surabaya Syamsul Hariadi menjelaskan, evaluasi pengerjaan tahun lalu menjadi bahan rujukan tahun ini.

Seperti pengerjaan di Jalan Raya Menganti Wiyung perlu koordinasi intensif dengan dishub dan kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan.

”Kami juga harus berkoordinasi dengan BPN untuk percepatan pembebasan lahan,” paparnya.

Sementara untuk pemeliharaan jalan rutin pihaknya terus memantau laporan masyarakat melalui aplikasi, media massa, hingga sosial media.

”Sehingga tindak lanjutnya segera,” tambahnya. (ata/jun/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Surabaya #Jalur Pedestrian #perbaikan jalan #DSDABM