RADAR MALANG - Kampung Starling di Jalan Prapatan Baru, Kwitang, Jakarta Pusat, merupakan permukiman unik yang dihuni oleh ratusan pedagang kopi keliling atau "starling".
Mayoritas warganya adalah perantau asal Sampang, Madura, yang datang ke Jakarta sejak awal 2000-an untuk mengadu nasib sebagai penjual kopi keliling.
Seiring waktu, mereka mengajak kerabat dan teman dari kampung halaman, menjadikan kawasan ini sebagai pusat komunitas starling di ibu kota.
Kawasan ini ditandai dengan gapura bertuliskan "Selamat Datang di Kawasan Pedagang Kopi Keliling", yang dipasang atas inisiatif salah satu merek kopi instan ternama.
Baca Juga: PSBS Biak vs Arema FC, Kunci Posisi 10 Besar dari Hasil Imbang di Liga 1
Di dalam gang sempit tersebut, terdapat deretan rumah kontrakan dan toko semi-agen yang menyuplai kebutuhan para pedagang starling.
Seperti kopi sachet, termos, dan perlengkapan lainnya.
Para pedagang biasanya menggunakan sepeda yang dimodifikasi dengan keranjang dan box kayu untuk menjajakan kopi keliling di berbagai sudut Jakarta.
Menariknya, banyak dari mereka yang tinggal gratis di kamar-kamar yang disediakan oleh agen.
Baca Juga: Kapal AL Meksiko Tabrak Jembatan Brooklyn, 2 Tewas dan 19 Terluka
Terutama bagi yang masih lajang.
Sementara itu, pedagang yang membawa keluarga biasanya menyewa kamar kontrakan di kawasan tersebut.
Kampung Starling menjadi bukti nyata semangat wirausaha dan solidaritas komunitas perantau dalam membangun kehidupan di tengah hiruk-pikuk ibu kota. (rsy)
Editor : Aditya Novrian