Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penggeledahan Kejati Jatim Tak Pengaruhi Jumlah Pengunjung Kebun Binatang Surabaya

Aditya Novrian • Selasa, 10 Februari 2026 | 15:15 WIB
Ilustrasi keseruan anak memberi makan jerapah di kebun binatang (freepik).
Ilustrasi keseruan anak memberi makan jerapah di kebun binatang (freepik).

RADAR MALANG – Meskipun Kejati Jawa Timur telah menggeledah Kantor PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya pada Kamis (5/2), wisatawan tetap memenuhi tempat wisata tersebut saat akhir pekan.

Dilansir dari JawaPos.com, pada hari Minggu siang (8/2), taman satwa Surabaya yang berlokasi di Jalan Setail Nomor 1, Darmo, dipadati pengunjung.

Ribuan wisatawan terlihat antusias dalam menyaksikan dan berinteraksi dengan berbagai jenis satwa. Mereka juga fokus pada ponsel genggam, memotret untuk mengabadikan momen yang berharga.

Seorang warga Candi Sidoarjo, Dony Setiawan mengaku belum mengetahui adanya penggeledahan kantor Kebun Binatang Surabaya (KBS). Ia juga mendoakan agar perkara korupsi di KBS cepat ditangani.

“Saya baru tahu ini. Semoga masalahnya cepat selesai dan KBS bisa lebih baik lagi. Saya sih yang penting hewannya tetap terawat dan fasilitasnya terjaga,” terang Dony, dilansir dari JawaPos.com, Minggu (8/2).

Dony juga bercerita bahwa dia bersama istri dan kedua anaknya kerap menikmati akhir pekan di KBS. Ia menilai bahwa kebun binatang tersebut dekat dengan rumahnya serta sangat cocok dijadikan sebagai rekreasi dan edukasi.

Di sisi lain, Direktur Operasional PDTS KBS, Nurika Widyasanti mengatakan bahwa kabar penggeledahan kantor oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tidak memengaruhi jumlah pengunjung.

“Tidak berpengaruh ya, terbukti kita tadi datang ke sini aja, apabila hari Minggu pembeludakannya bukan main. Misalnya, di hari Sabtu pengunjung berjumlah 10 ribu, sedangkan di hari Minggu bisa naik 20 hingga 20 ribu per harinya,” jelas Nurika.

Ia menambahkan bahwa apabila dikomparasikan antara tahun 2024 dan 2025 terjadi peningkatan pengunjung kurang lebih lima persen. Selama tahun 2024, KBS mendapatkan pengunjung sekitar 1,99 juta, sedangkan pada tahun 2025 naik menjadi sekitar 2,10 juta.

Lonjakan pengunjung juga sering terjadi saat momen libur panjang, seperti Hari Raya Tahun Baru Imlek, Hari Valentine, menjelang Bulan Ramadan, serta Hari Raya Idul Fitri.

Sebagai informasi, sebelumnya pada hari Kamis (5/2) Kejati Jatim menggeledah Kantor PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya atas dugaan tindakan korupsi.

Tim penyidik melakukan penyegelan terhadap beberapa ruangan, seperti kantor administrasi dan keuangan, ruang direksi, ruang bagian keuangan, ruang pengaduan, serta ruang arsip.

Adapun barang bukti yang disita oleh tim penyidik Kejati Jatim, yakni empat box kontainer yang berisi dokumen, ponsel milik direksi, laptop, dan barang bukti lainnya.

“Tim penyidik Kejati Jatim juga mengamankan empat box kontainer berisi dokumen-dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud,” pungkas Kasi Penyidikan Kejati Jatim, John Franky Yanafia Ariand, dilansir dari JawaPos.com, Jumat (6/2).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tim Kejati Jatim menemukan indikasi pengelolaan keuangan yang tidak taat aturan. Hal tersebut berpotensi merugikan keuangan ngara dan diduga telah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

 Baca Juga: Kantor Kebun Raya Surabaya Digeledah Kejati Jatim, Diduga Terkait Korupsi

Penulis: Marsha Nathaniela

 

 

 

Editor : Aditya Novrian
#kbs #Tindak Korupsi #kebun binatang surabaya