RADAR MALANG – Kabar duka ini menyelimuti dunia politik Surabaya. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya periode 2024-2029, Adi Sutarwijono meninggal dunia di Jakarta pada pukul 20.36 WIB, Selasa (10/2).
Diketahui, politikus PDI Perjuangan yang berusia 57 tahun itu menjalani perawatan intensif di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta karena sakit yang ia derita. Kondisi kesehatan almarhum menurun sehingga memerlukan penanganan khusus dari tim medis sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.
“Nggih, beliau (Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono) telah berpulang ke sisi Tuhan YME,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, dilansir dari JawaPos.com, Selasa malam (10/2).
Dilansir dari akun Instagram @pdiperjuanganjatim, almarhum akan disemayamkan di Grand Heaven Surabaya pada Rabu (11/2) dan akan dimakamkan di Taman Makam Keputih, Surabaya pada hari Kamis (12/2).
Almarhum merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya. Sebelum berkiprah dalam dunia politik, Dominikus Adi Sutarwijono adalah seorang jurnalis Harian Surya pada 1996, kemudian bergabung dengan Majalah Tempo dari 1999 hingga 2003.
Dalam waktu yang sama pada tahun 2003, ia memulai karier politik dengan bergabung bersama PDI Perjuangan. Adi menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 2012 untuk periode 2009-2014, kemudian terpilih lagi pada periode 2014-2019, 2019-2024, hingga 2024-2029.
Sebelum menjadi ketua DPRD Kota Surabaya periode 2024-2029, alharhum Adi pernah menjabat menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya dari tahun 2019-2024.
Kepulangan Adi Sutarwijono ke pangkuan Tuhan menjadi duka yang sangat dalam bagi keluaga, rekan, serta masyarakat Kota Pahlawan yang mengetahui dedikasi dan pengabdian selama menjadi jurnalis, politikus, serta Ketua DPRD Kota Surabaya.
Penulis: Marsha Nathaniela
Editor : Aditya Novrian