Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Usai Gabung dengan Board of Peace, Pemerintah akan Mengirim 600 Prajurit TNI ke Palestina

Aditya Novrian • Rabu, 11 Februari 2026 | 16:00 WIB
Ilustrasi pasukan TNI. Sumber: Pinterest/Fhazrin Sendy Hassanie
Ilustrasi pasukan TNI. Sumber: Pinterest/Fhazrin Sendy Hassanie

RADAR MALANG – Pemerintah Indonesia akan berperan aktif dalam menjaga perdamaian di Gaza, Palestina setelah resmi menjadi anggota BoP. Ratusan TNI telah disiapkan dan akan dikirim ke Gaza jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sebelumnya pemerintah Indonesia resmi menyatakan bergabung ke dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Kamis (22/1). Langkah tersebut bertujuan agar Indonesia dapat berpartisipasi dalam memastikan perdamaian di Gaza, Palestina.

Kondisi ini membuat Indonesia bersiap mengirimkan prajurit TNI untuk tutut andil dalam International Stabilization Force (ISF).

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermnawan Taufanto menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media pada (20/2). Dia mengatakan bahwa persiapan prajurit TNI yang akan dikirim ke Gaza langsung dikoordinasi oleh Mabes TNI.

“Intinya, kami sudah siapkan ya. Mabes TNI dan panglima TNI telah menyiapkan prajurit kita jika sewaktu-waktu diberangkatkan. Hanya tinggal menunggu perintah, koordinasi, dan kapan kita berangkat. Intinya kami sudah siap,” tegas Donny Ermawan, dilansir dari JawaPos.com.

Sementara itu, Presiden Prabowo pernah menyampaikan bahwa jumlah TNI yang akan dikirim, yakni 20 ribu prajurit.

Di sisi lain, menurut pandangan DPR, pasukan yang dikirim tidak perlu sebanyak itu. Pada tahap awal, jumlah personel yang disiapkan sebanyak 600 orang.

“Mungkin nanti panglima (TNI) yang akan jawab ya, tetapi (jumlahnya) sekitar 600-an sekian,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI , Tandyo Budi Revita mengatakan bahwa pada prinsipnya, TNI akan menyiapkan berapa pun prajurit yang dibutuhkan. Namun, tetap akan menyesuaikan keputusan bersama lantaran bukan hanya Indonesia yang tergabung dalam ISF.

“Pada prinsipnya, TNI siap ya berapa pun yang dibutuhkan karena sekarang masih dalam proses diskusi. Kalau tidak salah, mungkin minggu terakhir bulan Februari akan diputuskan jumlah TNI yang akan berkontribusi,” jelasnya

Tandyo menambahkan bahwa terdapat beberapa opsi yang telah disiapkan oleh TNI untuk bergabung dalam ISF. Hal tersebut bertujuan agar dapat berpartisipasi aktif dalam menghadirkan perdamaian di Gaza, Palestina.

 Baca Juga: Empat Anak Korban Perdagangan Orang Berhasil Diselamatkan Polda Metro Jaya

Penulis: Marsha Nathaniela

Editor : Aditya Novrian
#Board of Peace #TNI #BoP Gaza