Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pekan Ini Pemerintah akan Salurkan Bansos Jadup Rp25,8 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra

Aditya Novrian • Kamis, 12 Februari 2026 | 15:25 WIB
Ilustrasi kondisi pemukiman penduduk setelah terkena bencana alam (freepik).
Ilustrasi kondisi pemukiman penduduk setelah terkena bencana alam (freepik).

RADAR MALANG – Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan bantuan sosial jaminan hidup (jadup) bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra pada pekan ini. Pemerintah akan menggelontorkan bantuan dengan total Rp25.824.150.000.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menyampaikan bahwa penyaluran bansos jadup tersebut ditargetkan akan mulai dilakukan pada hari Jumat pekan ini setelah seluruh data penerima dinyatakan lengkap dan terverifikasi.

“Insya Allah pada minggu ini, kami akan menyalurlan bansos untuk jadup di empat kabupaten,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pemulihan Bencana di Jakarta, dilansir dari JawaPos.com, Rabu (11/2).

Empat kabupaten yang akan menerima bantuan lebih awal, yakni Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah di Provinsi Aceh, serta Kota Padang Sidempuan dan Padang Panjang di Sumatra Utara.

Mensos mengatakan bahwa keempat daerah tersebut diprioritaskan karena data penerima sudah siap secara nama dan alamat, kemudian juga telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini contoh data yang sudah siap dari by name dan by address per individu. Untuk jadup menerima manfaatnya setiap individu, sedangkan untuk isian rumah dan bantuan pemberdayaan itu per keluarga,” terangnya.

Adapun besaran bantuan jadup yang diberikan, yakni Rp450 ribu per individu untuk kebutuhan satu bulan. Bantuan ini diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dasar, misalnya lauk pauk serta kebutuhan pokok lainnya.

Dalam penyaluran bansos agar tepat sasaran, Kemensos menyiapkan tiga skema. Pertama, melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kedua, melalui PT Pos Indonesia, dan ketiga mengkombinasikan keduanya sesuai kondisi yang ada di lapangan.

Namun, apabila terdapat situasi yang tidak memungkinkan untuk menggunakan kedua jalur tersebut, Kemensos menyiapkan opsi distribusi langsung oleh petugas.

“Kalau memang situasinya tidak memungkinkan lewat keduanya, kami akan kirim secara langsung yang akan dibawa oleh petugas,” pungkasnya.

 Baca Juga: Diterpa Tekanan Global, PDIP Meminta Pemerintah Perkuat Strategi Ekonomi

Penulis: Marsha Nathaniela

 

Editor : Aditya Novrian
#Bansos #bencana Sumatera #jadup