Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penemuan Potongan Jenazah di Muara Sungai Wos Teben, Tato di Lengan Identik dengan WNA Ukraina Igor Komarov

Aditya Novrian • Senin, 2 Maret 2026 | 17:05 WIB

Ilustrasi garis polisi. (Freepik).
Ilustrasi garis polisi. (Freepik).

RADAR MALANG – Penemuan potongan jenazah korban mutilasi di Muara Sungai Wos Teben, Gianyar, Bali pada Jumat (27/2) dikaitkan dengan korban penculikan Igor Komarov, WNA Ukraina. Menanggapi hal ini, Polda bali menegaskan masih membutuhkan proses scientific untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Dilansir dari Radar Buleleng (Jawa Pos Group), setelah temuan potongan jenazah tersebut, polisi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi.

Diketahui, potongan tubuh itu ditemukan tersebar di area bibir pantai hingga muara sungai.

Petugas kepolisian juga telah mengidentifikasi tato bergambar Bunda Maria pada salah satu potongan jenazah tersebut, tepatnya pada bagian lengan. Ciri fisik itu, disebut 80 persen identik dengan tato milik Igor.

Hal ini dikonfrimasi oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy. “Pascapenemuan, tim langsung mengevakuasi beberapa potongan tubuh yang kami duga dimutilasi,” jelas Ariasandy.

Beberapa bagian tubuh yang ditemukan, yakni kepala, kaki kanan, lengan, paha, potongan dada, serta organ dalam. Pada bagian lengan yang ditutupi tato Bunda Maria, kini menjadi fokus pemeriksaan polisi. Kombes Ariasandy, memastikan temuan tersebut telah dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah untuk proses autopsi dan identifikasi, termasuk pencocokan data dengan DNA keluarga Igor.

Polda Bali mengerahkan Tim DVI, Dokkes, dan Laboratorium Forensik untuk segera memeriksa potongan tubuh tersebut dan mengambil sampel DNA lantaran jenazah sudah mengalami pembusukan.

“Kami tidak bisa berspekulasi. Semua harus berdasarkan scientific investigation, mulai dari visum hingga pemeriksaan laboratorium,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kasus hilangnya Igor bermula dari laporan dugaan penyerangan dan penculikan pada Minggu (15/2) sekitar pukul 22.20 WITA di Jalan Pura Baru Meguwung, Jimbaran. Diketahui, saat itu Igor bersama dua orang rekannya sedang berlatih menggunakan sepeda motor.

Informasi tersebut berasal dari rekaman CCTV yang diperoleh Polda Bali. Tampak satu unit mobil dan dua sepeda motor yang bergerak dari wilayah Tabanan hingga Badung, termasuk di sekitar area penginapan korban.

Dari rekaman itu, diketahui salah satu kendaraan berhenti di sebuah villa yang terletak di wilayah Tabanan. Diduga kuat bahwa tempat tersebut menjadi saksi bisu penyiksaan terhadap korban.

 Baca Juga: Prabowo Perkuat Akses Pendidikan Nasional melalui Program Sekolah Rakyat

Penulis: Marsha Nathaniela

 

Editor : Aditya Novrian
#korban mutilasi #bali #Igor Komarov #potongan jenazah