Pemain 25 tahun itu memutuskan untuk bertahan di Arema FC. Ini artinya, Elias setuju dengan sodoran kontrak baru, di mana konsekuensi besarnya adalah penurunan nilai hingga 50 persen.
"Saya tetap di sini. Karena menghargai kontrak," jelas Alderete kemarin.
Apalagi, Elias merasa belum memberikan kontribusi maksimal. Dalam tiga laga awal, Elias belum menunjukkan kemampuan terbaik.
Baru satu gol yang ia cetak.
Karena itu dia bertekad, pada laga lanjutan Liga 1 Oktober mendatang, dia tidak mengecewakan tim. "Target saya ingin menunjukkan bisa mencetak banyak gol," katanya semangat.
Untuk memudahkan mewujudkan hal tersebut Elias ingin lebih dulu mempercepat adaptasi. Salah satu ditempuh adalah belajar lebih baik dalam komunikasi dengan rekan-rekannya di Tim Singo Edan. "Saya akan belajar bahasa Indonesia," jelasnnya. Lama di Argentina membuatnya Elias lebih banyak berkomunikasi dengan bahasa Spanyol.
Elias juga optimis mewujudkan hal tersebut. Sebab, didukung rekan-rekan yang baik di dalam tim. ”Di sini banyak pemain yang luar biasa. Seperti salah satunya Hendro Siswanto," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui performa Arema juga belum menggigit. Klub Berkepala Singa dan Tangan Mengepal itu masih terjerembab di peringkat 12. Mengoleksi tiga poin, hasil dari dua kali menelan kekalahan dan sekali menang.
Pewarta: Galih Prasetyo Editor : Mufarendra