Mantan kiper Arema era Galatama Andi Sukrian menilai bahwa usaha Gilang Widya Pramana untuk membeli PT Arema Indonesia merupakan bentuk kepeduliannya kepada sepak bola di Kota Malang.
"Rencananya dirubah menjadi akademi itu saya sangat mendukung, karena dia (Gilang) memiliki kepedulian terhadap sepak bola," ujar Sukrian, sapaan akrabnya.
Apalagi, saat dari segi kondisi, Arema Indonesia kini masih berada di Liga 3 dan terancam hilang apabila klub asal Malang ini tidak mengikuti kompetisi di tahun ini.
"Saya rasa ini sangat bagus jika Gilang mengubahnya menjadi akademi. Pengembangan potensi atlet sepakbola juga bisa di saring disitu," tambahnya.
Akan tetapi sejauh ini dirinya masih belum mengetahui bagaimana regulasi yang berlaku jika isu pembelian Arema Indonesia benar-benar terjadi.
"Harapan saya tetap pada Arema satu, sudah tidak waktunya lagi berdebat yang memicu konflik. Waktunya duduk satu meja untuk menyelesaikan dualisme," tambah Kampiun Galatama '92 ini.
Sebagai informasi, pembelian PT Arema Indonesia oleh Gilang Widya Pramana digadang-gadang akan menjadi solusi untuk penyelesaian masalah dualisme Arema yang telah terjadi sejak beberapa tahun silam. Program kerja ini juga disebut Juragan 99 tersebut sebagai salah satu prioritas kinerjanya di awal menjabat sebagai Presiden Arema FC.
Pewarta : M. Ubaidillah Editor : Farik Fajarwati