Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Move-on dari Hasil Lawan Persita, Eduardo Minta Pemain Tetap Fokus

Farik Fajarwati • Jumat, 29 Oktober 2021 | 23:00 WIB
BERSERAGAM TIMNAS: Kushedya Hari Yudo berebut bola dengan penggawa Persita Tangerang Edo Febriansyah dalam laga rabu malam lalu (27/10). (Riana Setiawan/Jawa Pos)
BERSERAGAM TIMNAS: Kushedya Hari Yudo berebut bola dengan penggawa Persita Tangerang Edo Febriansyah dalam laga rabu malam lalu (27/10). (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JOGJAKARTA - Pelatih Arema FC Eduardo Almeida tak ingin mental para pemainnya terlalu lama turun pasca gagal meraih kemenangan dalam laga melawan Persita Tangerang Rabu lalu (27/10). Pelatih asal Portugal itu meminta agar para penggawa Singo Edan itu move-on dan fokus dalam dua laga derby yang akan mereka hadapi dalam waktu dekat.

”Saat ini kami harus berpikir begitu, bukan sebaliknya,” jelas pria asal berusia 43 tahun itu. Kamis (28/10) para pemain yang turun dalam laga lawang Persita diberikan waktu recovery. Sementara itu, tim pelatih langsung bekerja melakukan evaluasi dari pertandingan itu. ”Kami melihat apa yang terjadi lebih detail dan mencoba memperbaiki untuk laga selanjutnya,” imbuh Eduardo.

Dalam melakukan upaya tersebut, dia bantu F.X. Yanuar Wahyu yang mempunyai tugas sebagai analis video. Dari rekaman pertandingan itu, F.X. Yanuar akan memberikan informasi detail mengenai apa yang terjadi di lapangan. Khususnya terkait kesalahan taktikal yang dilakukan oleh pemain Arema FC. Setelah, tim pelatih baru melakukan perbaikan saat latihan berlangsung.

Ke depan, Eduardo yakin anak asuhnya bakal kembali menemukan peak performance di Liga 1. ”Kami tidak ingin mereka (pemain) tertekan. Tapi, bukan berarti mereka juga bisa santai tanpa kerja keras,” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Pada dua laga berikutnya, Arema FC akan menjalani dua pertandingan derby Jatim.

Pertama melawan Madura United, 1 November. Kedua melawan Persebaya Surabaya, 6 November nanti. Seperti derby pada umumnya, dua pertandingan itu bakal berlangsung sarat gengsi. Bagi pendukung tim Singo Edan, menang adalah harga mati. Sadar dengan ekspektasi itu, kini skuad Arema FC terus mempersiapkan diri. ”Saya selalu percaya dengan pemain yang ada di tim ini. Mereka selalu bekerja keras untuk hasil terbaik di setiap laga,” terang eks pelatih Semen Padang tersebut.

Terpisah, Dedik Setiawan mengaku bila treatment yang diberikan Eduardo pasca pertandingan merupakan hal positif. Sebab, itu mampu membuat semua elemen tim saling support. ”Saya kembali mencetak gol juga berkat bantuan teman-teman, pelatih, dan manajemen yang selalu memberikan dukungan di latihan dan pertandingan,” jelasnya.

Karenanya, untuk laga dua ke depan, dia bertekad untuk memberikan hasil yang lebih baik. ”Apa yang terjadi di laga kemarin harus menjadi pelajaran untuk ke depan lebih baik lagi,” tuturnya. Mengenai Derby Jawa Timur, dia tidak ingin memikirkannya. Fokusnya saat ini adalah kepada tim.(gp/by) Editor : Farik Fajarwati
#Arema FC #Madura United #arema vs persebaya #derby jatim #persita tangerang