Ketika itu mereka bekerja sama dengan apparel Puma. Sama dengan kostum home dan away, jersey terbaru Carlos Fortes dan kawan-kawan tersebut juga menyimpan beberapa makna. Salah satunya yakni mengusung semangat perjuangan dengan menjadikan ornamen ikonik tugu Malang menjadi desain utamanya.
”Kami mengambil dari sisi atas bagian tugu. Karena apabila diperhatikan akan memunculkan kesan satu titik pusat,” terang Manager store dan Apparel resmi Arema FC Tjiptadi Purnomo. Makna lain yang terkandung dalam jersey ketiga tersebut adalah kekuatan pantang menyerah. Pria yang acap kali disapa Adi itu mengungkapkan kalau monumen berada di depan Balai Kota Malang sempat hancur akibat Agresi Militer Belanda pertama di tahun 1948. Namun, di tahun 1953, monumen itu kembali didirikan dan diresmikan oleh Presiden RI Pertama Ir. Soekarno.
”Kami berusaha untuk mengingatkan bahwa monumen tugu Kota Malang adalah bentuk dari identitas semangat pantang menyerah arek-arek Malang,” papar Alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu. Sedangkan ide menggunakan warna hitam dan emas sendiri ditujukan agar saat digunakan tampak lebih elegan. ”Kami melihat warna hitam adalah simbol kekuatan dan sebuah keseriusan dalam melangkah,” jelas pria asli dari Malang tersebut. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra