Begitu juga saat meladeni tim Maung Bandung-julukan Persib Bandung, 28 November lalu. Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan mampu mengakhiri laga itu dengan kemenangan 1-0. Hal berbeda tersaji di tim papan atas lainnya. Bhayangkara FC sudah menelan satu kali kekalahan saat melakoni partai big match. Itu terjadi 16 Oktober lalu, ketika mereka berjumpa Persib Bandung. Di laga tersebut, mereka kalah 0-2.
Sementara Persib Bandung yang sebelumnya sulit dikalahkan, akhirnya keok juga ketika bertemu Persija Jakarta dan Arema FC. Begitu juga dengan PSIS Semarang, yang sudah menelan satu kali kekalahan saat bertemu Persib Bandung, 26 Oktober lalu. Catatan calon lawan, yakni Bali United, juga masih berada di bawah tim Singo Edan. Mereka sudah sekali kalah saat melakoni partai big match. Itu terjadi 23 Oktober lalu saat mereka bersua Bhayangkara FC. Di laga tersebut, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu kalah dengan skor 1-2.
Beranjak dari catatan tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengaku optimistis bisa mendapatkan hasil maksimal ketika timnya melawan Bali United nanti malam. Sebab, dia melihat bila anak asuhnya sudah berpengalaman untuk menghadapi tekanan dari pertandingan yang besar. ”Kemenangan demi kemenangan tentunya sangat bagus untuk tim ini (mental pemain, red),” kata pelatih asal Portugal tersebut.
Saat ini, yang terpenting baginya adalah menjaga motivasi para pemain untuk tidak cepat puas. Sebab bila itu terjadi, maka bisa menjadi sebuah bumerang untuk Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan. ”Kami tahu bila mereka (Bali United) punya motivasi besar ketika berhadapan dengan kami,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Hingga kemarin, Arema FC masih menjadi satu-satunya tim yang baru sekali menelan kekalahan. Di bawah mereka, ada Bhayangkara FC, Persib Bandung, PSIS Semarang, dan Bali United, yang baru menelan dua kali kekalahan.(gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra