Selama menyelesaikan kursus tersebut, dia harus mengikuti kelas mulai 21 November sampai 4 Desember lalu. Selama kurun waktu itu, dia juga harus membagi fokusnya dengan membantu pelatih kiper Singo Edan Jarot Supriadi. Meski begitu, Felipe mengaku senang menjalani program tersebut.
Sebab, dia bisa mendapatkan ilmu selama menjalani kursus kepelatihan. ”Menurut pandangan saya, terus belajar merupakan sesuatu penting untuk dilakukan,” tuturnya. Karena hal tersebut, Felipe mengaku acap kali mengikuti diskusi-diskusi kepelatihan penjaga gawang ketika ada waktu luang. ”Sebuah keharusan untuk meningkatkan kemampuan,” tutur pria asal Brazil tersebut.
Ke depan, dia berniat untuk meneruskan apa yang di dapatkan selama mengikuti kursus. ”Di sana (kursus) saya bertemu banyak teman baru dengan beragam ceritanya,” tuturnya. Saat ini, Felipe memegang dua lisensi. Pertama yakni lisensi C AFC dari PSSI. Kedua adalah lisensi C dari CBF, federasi sepak bola Brazil.
Melihat Felipe mempunyai lisensi baru, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida turut senang. Sebab, kursus adalah salah satu tahap penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan. ”Tentunya tidak yang salah dari terus belajar. Apalagi sepak bola adalah olahraga yang dinamis,” kata pria asal Portugal itu. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra