Untuk diketahui, lini depan tim garuda memang banyak mendapat sorotan karena kontribusinya di Piala AFF Suzuki Cup 2020 beberapa waktu, cukup minim. Selain itu, pelatih timnas Shin Tae Yong juga mengaku kalau salah satu posisi lemah di timnya adalah penyerang. Berkat hal tersebut, dirinya kerap membongkar pasang pos tersebut.
Kabar itu agaknya cukup diketahui oleh pria yang akrab disapa Gethuk itu. ”Itu memang menjadi tugas kami. Selain menyiapkan pemain akademi untuk level liga bersama Arema FC, juga untuk timnas,” kata dia. Sejatinya, Akademi Arema sudah menelurkan penyerang untuk timnas, yakni Kushedya Hari Yudo.
Kini, hasrat untuk mencetak lebih banyak pemain seperti Yudo terus disematkan akademi. Untuk mencapai titik tersebut, eks pelatih Persik Kediri itu mengaku sudah mempunyai beberapa rencana. Salah satunya yakni menyiapkan kurikulum pembinaan yang tepat dan baik.
Dia yakin bila edukasi yang baik akan menunjang performa atlet. ”Pembelajaran yang ditunjang sarana cukup dibutuhkan untuk hal ini,” tambah pria yang berdomisili di wilayah Sawojajar itu. Lalu, pihaknya juga akan mengoptimalkan pencarian bibit pemain. Talent scouting yang baik disebut dia punya peran yang sangat penting.
”Kami akan mencari yang bertalenta. Meskipun harus mengeluarkan modal,” papar Gethuk. Selain berusaha menelurkan penyerang bagus, Joko juga punya misi melahirkan center back dan kiper yang baik. Dia melihat bila saat ini belum banyak pemain di dua pos tersebut yang mampu menembus timnas. ”Problem ini (kiper) bukan saat ini saja terjadi. Tapi, juga sudah sejak saya melatih,” kata Gethuk. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra