Sebab, ada tuntutan bermain bagus dan mendapatkan hasil maksimal di setiap laga. Menanggapi ekspektasi tinggi tersebut, manajemen Arema FC mengaku kalau itu bukan sebuah masalah. ”Ekspektasi tinggi dari para pendukung itu adalah sesuatu yang normal bagi kami. Malah jadi semangat untuk tim,” jelas Media Officer Arema FC Sudarmaji.
Dari ekspektasi itu, manajemen melihat ada kepedulian dari para pemain ke-12 terhadap tim. Berangkat dari hal tersebut, Sudarmaji menyebut bila manajemen Singo Edan saat ini terus berproses untuk menyikapinya sebaik mungkin. Salah satu cara yang dilakukan yakni bekerja keras untuk memperkuat komposisi pemain. ”Klub tentu berusaha untuk mendapatkan hasil lebih baik dari musim sebelumnya,” imbuh pria asal Banyuwangi itu. Meski tidak mempermasalahkannya, namun manajemen berharap kalau sikap itu dilakukan dengan positif. ”Ekspektasi tinggi boleh, tapi tetap harus realistis,” jelasnya.
Terpisah, para pemain Arema FC juga melihat bila ekspektasi dari para suporter adalah sesuatu yang umum di dunia sepak bola. ”Hal itu tidak bisa dihindari. Karena itu sebagai pemain kami harus berusaha sekuat tenaga di lapangan untuk memberikan yang terbaik,” jelas Hasyim Kipuw. Dia memastikan bila tekanan dari suporter Arema FC bukanlah hal yang baru untuknya. Sebab sebelumnya dia juga merasakan hal tersebut ketika membela Arema FC di musim 2013 dan 2015. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra