Pengusaha asal Malang Iwan Kurniawan, jajaran Polres Malang, jajaran Polresta Malang Kota, Kodim 0818 dan Kodim 0833 turut hadir. Total ada sekitar 40 tamu undangan yang hadir pada acara tersebut. Kepada semua tamu itu, Danrem 083/BDJ Yudhi Prasetiyo menyampaikan niatannya untuk menggelorakan Salam Satu Jiwa menuju tingkat nasional.
Menurut dia, sisi historis dari salam itu merefleksikan para jawara, jiwa-jiwa nasionalisme, Pancasila dan persatuan. ”Harapannya salam satu jiwa ini untuk di luar Malang bisa menjadi sarana satu kesatuan menjaga NKRI,” kata Yudhi. Niatan tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh tamu. Seperti disampaikan mantan Wali Kota Malang Peni Suparto.
”Indonesia ini menjadi rumah kita yang harus dijaga bersama, dan itu tujuan utama dari Pak Danrem. Sehingga slogan ini diibaratkan seperti saat zaman perang dengan slogan 'merdeka atau mati',” tutur Peni.
Senada dengannya, tokoh Aremania Ovan Tobing menyebut bahwa Arema memang sudah menjadi sebuah identitas. Bukan hanya klub sepak bola saja. ”Salam satu jiwa bisa membuat kita lebih bersatu secara nasional, dan harusnya tidak lagi meributkan masalah perselisihan. Kita sepakat bersama-sama,” kata dia. (adk/by) Editor : Mardi Sampurno