Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jayus Hariono Lupakan Memori Kartu Merah Tercepat

Mardi Sampurno • Minggu, 21 Agustus 2022 | 22:44 WIB
MAKIN DEWASA: Jayus Hariono turun di laga kandang, beberapa waktu lalu. Perannya di lini tengah dan belakang Singo Edan cukup vital.  (Suharto/ Radar Malang)
MAKIN DEWASA: Jayus Hariono turun di laga kandang, beberapa waktu lalu. Perannya di lini tengah dan belakang Singo Edan cukup vital. (Suharto/ Radar Malang)
Pertandingan Arema FC melawan PSM Makassar kemarin sore membangkitkan kembali memori Jayus Hariono. Di musim lalu, saat Singo Edan melawan tim berjuluk Juku Eja itu di partai pertama Liga 1, dia terkena kartu merah. Namanya pun dinobatkan sebagai pemain yang paling cepat diusir wasit di Liga 1 musim lalu. 

Jayus mengakui bila momen tersebut menjadi sesuatu yang disesalinya. Sebab, kartu merah membuatnya absen di tiga laga beruntun tim Singo Edan. Meski begitu, ada hikmah yang dia dapatkan dari kasus tersebut. ”Itu memberikan banyak pelajaran untuk saya,” tuturnya. Kini, dia menjelma menjadi pemain yang lebih tenang saat mengambil keputusan di lapangan. 

Saat kembali harus melawan PSM Makassar di kompetisi, Jayus mengatakan tidak rasa trauma lagi. Insiden kartu merah musim lalu juga sudah dilupakan dia. ”Momen itu saya ambil baiknya saja. Biar tidak kepikiran terus,” kata pemain asal Kabupaten Malang itu. Dari empat laga Singo Edan sebelumnya, Jayus membuat tujuh pelanggaran dan satu kartu kuning. 

Di musim ini, pemain Arema FC yang sudah mendapat kartu merah adalah Rizky Dwi Febrianto. Pemain asal Jember itu menerima hukuman tersebut saat Singo Edan melawan Borneo FC. Sampai pekan keempat, Tim Singo Edan sudah mengoleksi tujuh kartu kuning dan membuat 52 pelanggaran. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno
#Arema FC #Kartu merah #Tim Singo Edan