Jayus mengakui bila momen tersebut menjadi sesuatu yang disesalinya. Sebab, kartu merah membuatnya absen di tiga laga beruntun tim Singo Edan. Meski begitu, ada hikmah yang dia dapatkan dari kasus tersebut. ”Itu memberikan banyak pelajaran untuk saya,” tuturnya. Kini, dia menjelma menjadi pemain yang lebih tenang saat mengambil keputusan di lapangan.
Saat kembali harus melawan PSM Makassar di kompetisi, Jayus mengatakan tidak rasa trauma lagi. Insiden kartu merah musim lalu juga sudah dilupakan dia. ”Momen itu saya ambil baiknya saja. Biar tidak kepikiran terus,” kata pemain asal Kabupaten Malang itu. Dari empat laga Singo Edan sebelumnya, Jayus membuat tujuh pelanggaran dan satu kartu kuning.
Di musim ini, pemain Arema FC yang sudah mendapat kartu merah adalah Rizky Dwi Febrianto. Pemain asal Jember itu menerima hukuman tersebut saat Singo Edan melawan Borneo FC. Sampai pekan keempat, Tim Singo Edan sudah mengoleksi tujuh kartu kuning dan membuat 52 pelanggaran. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno