Atmosfer itu, disebut dia, mampu memberi energi tersendiri kepada pemain yang bertanding. Karena itu, kedua tim sama-sama tampil ngotot untuk mendapatkan poin maksimal. Hal lain yang membuatnya takjub yakni bagaimana suporter Persija mau melakukan perjalanan jauh dari Jakarta ke Malang. Mereka berbondong-bondong menaiki segala moda transportasi. ”Lalu di sini saya pikir mereka diterima dengan baik dan bersahabat,” kata dia.
Atmosfer pertandingan Arema FC di pekan ketujuh itu memang yang paling tinggi di musim ini. Ketua umum The Jakmania Diky Soemarno, juga mengakui bila antusiasme suporter Persija untuk datang ke Malang memang tinggi. Dia menyebut ada sekitar 8.000-an suporter Macan Kemayoran yang datang. ”Selalu menyenangkan untuk kami kembali ke Malang,” jelas dia.
Bagi dia, pertemuan Minggu malam itu menjadi bentuk melepas rindu. Sebab, dua tahun sebelumnya kedua suporter tidak bisa berjumpa. ”Selanjutnya kami juga menantikan mereka (Aremania) datang ke Jakarta,” kata dia. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno