Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kembali Harap Tuah Striker Lokal, Abel Camara Dipastikan Belum Tampil Penuh

Mardi Sampurno • Sabtu, 17 September 2022 | 19:00 WIB
WAJIB EDAN: Dedik Setiawan dan Hanis Saghara jadi opsi paling realistis menjadi ujung tombak Arema FC di laga nanti sore (17/9). Itu karena striker asing Abel Camara belum fit sepenuhnya. (Darmono / Radar Malang)
WAJIB EDAN: Dedik Setiawan dan Hanis Saghara jadi opsi paling realistis menjadi ujung tombak Arema FC di laga nanti sore (17/9). Itu karena striker asing Abel Camara belum fit sepenuhnya. (Darmono / Radar Malang)
KEDIRI - Ketajaman Dedik Setiawan bakal sangat dibutuhkan Arema FC di laga nanti sore (pukul 15.30 WIB). Itu karena di pertandingan tersebut, Singo Edan tidak memiliki banyak opsi penyerang. Abel Camara yang diboyong ke Kediri dipastikan belum bisa tampil penuh. 

Menurut Pelatih Kepala Arema FC Javier Roca, penyerang asal GuineaBissau itu belum sepenuhnya fit. Apabila bisa tampil, waktunya tidak bisa lebih dari 50 menit. ”Untuk sekarang Abel baru bisa tampil 30 sampai 45 menit saja,” kata juru taktik asal Chile tersebut. Karena itu, Dedik akan dipercaya untuk tampil pertama. 

Mengandalkan Dedik sebagai juru gedor bukan pilihan yang buruk. Saat ini, pemain asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang tersebut berada dalam motivasi tinggi. Dia mulai mendapatkan ketajamannya kembali. 

Pemain berjuluk Drogba itu sukses back to back membuat gol di dua laga sebelumnya. Pertama saat Arema FC melawan Barito Putera. Kedua saat Singo Edan menghadapi Persib Bandung. 

Bakal mengemban tugas sebagai sumber gol, Dedik mengaku tidak mempermasalahkannya. Dia siap dengan tugas yang diberikan oleh tim pelatih. ”Saya tidak merasakan beban atau tekanan,” tutur pemain bernomor punggung 27 tersebut. Dia mengaku semua tetap berjalan normal. ”Kami sudah melakukan evaluasi dari laga sebelumnya untuk bisa menang di sini (Kediri),” tutur bapak satu anak itu. 

Sebelum ke Kediri, para penyerang Arema FC memang mendapatkan porsi latihan tambahan. Mereka digenjot perihal finishing. Lalu juga mendapat latihan berhadapan satu lawan satu. Selain Dedik, opsi pemain lokal yang juga bisa diandalkan adalah Hanis Saghara Putra. Meski belum mencetak gol, Hanis punya potensi yang cukup besar untuk menorehkannya. Sebab musim lalu bersama Persikabo 1973, dia kerap tampil supersub. 

Secara umum, ketajaman lini depan Arema FC dalam laga nanti sore bakal cukup penting. Itu karena salah satu kelemahan Persik Kediri ada di lini belakang. Dari 9 pertandingan yang mereka jalani, mereka hanya sekali saja mencatatkan nirbobol. Bila ditotal, sudah ada 15 gol yang bersarang ke gawang Persik Kediri. Jumlah itu menjadi gambaran bila lini belakang mereka tidak baik-baik saja. 

Meski begitu, dalam laga nanti sore, para pemain Persik memastikan tidak mau kalah. Target mereka hanya satu, mendapatkan tiga poin. ”Laga besok menguras fisik, emosi, dan mental. Tapi, pemain sudah siap 100 persen untuk bisa mempersembahkan kemenangan untuk suporter kami,” tutur pemain senior Persik Kediri Faris Aditama. 

Untuk laga nanti sore, dia memastikan bila timnya sudah menyiapkan semua strategi. Mulai dari pertahanan sampai penyerangan. ”Pelatih terus berusaha mengasah finishing para pemain,” kata dia. Analisisi kekuatan Arema FC juga sudah mereka lakukan. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno
#Arema FC #Persik Kediri #dedik setiawan #Tim Singo Edan #Hanis Saghara #Abel Camara #liga 1