Sayangnya, mereka tidak menyebutkan alasannya. Pelatih Kepala Arema FC Javier Roca saat coba dikonfirmasi koran ini juga mengaku tidak mengerti apa penyebab perpindahan itu. Me nurutnya, klub hanya diberi tahu kalau laga di pekan ke-15 itu berganti tempat. ”Kami hanya menerima surat perubahan saja,” jelas mantan pelatih Persik Kediri itu.
Meski begitu, Roca mengaku tidak mempermasalahkannya. Menurutnya pria kelahiran 1977 tersebut, tim Singo Edan siap bertanding di mana saja. ”Sejak awal kami sudah ada tahu kalau ada lima stadion untuk lanjutan Liga 1. Jadi tim siap saja dengan kondisi ini,” ucap dia. Lebih lanjut, terkait ada rumor penolakan Arema FC bermain di Magelang, Roca mengaku tidak pernah mendengarnya.
Dia juga tidak mengerti tentang rumor tersebut. Sementara itu, dari penelu suran koran ini, memang ada penolakan Singo Edan bermain di Magelang. Aksi tersebut muncul sejak 7 Desember lalu. Dilakukan salah satu akun Twitter yang sepertinya merupakan pencinta bola di Magelang. Akun tersebut menuliskan kalau klub yang tidak punya nurani tidak boleh datang ke tanah mereka.
Tetap bermain di Stadion Manahan, Solo bukan sebuah masalah untuk Arema FC. Sebab dalam beberapa laga sebelumnya, mereka selalu menang saat bermain di markas Tim Persis Solo itu. Catatan berbeda berlaku untuk kubu Persita Tangerang. Sebelum kompetisi off, mereka sukses mengalahkan Persis Solo di Stadion Manahan. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno