Dari pantauan koran ini, kemarin (18/1) dia sudah bergabung dengan latihan di Stadion Gajayana, Kota Malang. Hadirnya kiper asal Malang itu mengubah rencana tim sebelumnya. Sebab tim pelatih Singo Edan sempat menyatakan cukup dengan tiga kiper saja. Yakni Adilson Maringa, Teguh Amiruddin, dan Andriyas Francisco. Lantas apa alasan Arema FC menyiapkan Galih untuk putaran kedua? Pelatih Kepala Arema FC Javier Roca menyebut sejumlah pertimbangan di balik keputusan itu. Salah satunya untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan.
Seperti kalau ada kiper yang berhalangan tampil akibat cedera. ”Kami maksimal kuota kiper, karena berkaca dari pekan lalu, saat dua kiper tidak bisa latihan,” kata pelatih kelahiran 1977 itu. Saat itu Adilson Maringa mengalami cedera. Sementara Teguh Amiruddin mengajukan izin. Saat itu, Pelatih kiper Arema FC Jarot Supriadi, dan Asisten Felipe Americo harus bergantian dengan Andriyas Francisco untuk latihan finishing, game internal, dan taktikal. Bagi Roca, hal semacam itu tidak bisa diabaikan. Meski tidak sering terjadi, tapi itu mempunyai dampak besar jika timnya sudah aktif berkompetisi.
Selain faktor tersebut, mantan pelatih Persik Kediri itu juga melihat bila Galih Firmansyah yang sudah berusia 36 tahun masih punya performa apik. ”Dia mempunyai pengalaman dan sesuai dengan kebutuhan kami,” katanya. Dalam kesempatan kemarin, Javier Roca akhirnya mau buka suara tentang bergabungnya Ahmad Bustomi, Iman Budi, dan Joko Susilo dalam sesi latihan. Menurutnya, status ketiga mantan pemain PSMS Medan sama seperti Galih, yakni gabung tim untuk putaran kedua Liga 1. Roca melihat bila kemampuan ketiganya cukup apik, dan bisa menambah kekuatan tim.
Dia mencontohkan Joko Susilo. Pemain kelahiran 1995 itu bisa menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan Hasyim Kipuw, yang hijrah ke Madura United. Sedangkan Bustomi dan Iman bisa membuat lini tengah Singo Edan lebih bervariasi. Terpisah, mengenai kedatangan pemain anyar di pos penjaga gawang, Asisten Pelatih Kiper Arema FC Felipe Americo menyebut bila itu menjadi hal bagus. ”Jadinya ada lebih banyak kompetisi untuk para kiper,” kata pria asal Brazil itu. Mantan pelatih kiper Barito Putera itu juga menyebut bila stok empat penjaga gawang membuat timnya memiliki lebih banyak opsi. ”Saya pikir ini (empat kiper, red) membuat kami lebih aman lagi untuk lanjutan kompetisi,” tuturnya. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno