Pemain asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang itu menempati urutan kedua sebagai striker dalam negeri dengan banyak gol.
Total ada 8 gol yang telah dibuat pemain berusia 28 tahun itu. Catatan itu terpaut satu gol dengan Ramadhan Sananta.
Sampai pekan ke-27 Liga 1, penyerang PSM Makassar tersebut sudah mengemas 9 gol.
Mampu membuat 8 gol membuat Dedik sukses melewati capaiannya di musim 2019 lalu. Saat itu, mantan pemain Persekam Metro FC tersebut menggetarkan jalan lawannya sebanyak 7 kali dalam 11 laga yang telah dijalani.
|Baca Juga :
Putu Gede Haramkan Pemain Arema FC Mengulur Waktu
Terkait capaian itu, Dedik turut bersyukur. Sebab dengan itu dia mempunyai kesempatan untuk memberikan kontribusi kepada Singo Edan. Meski begitu, dia mengaku tidak akan memikirkannya. Fokusnya saat ini diarahkan untuk bangkit dari laga sebelumnya.
Seperti diketahui, dalam dua laga beruntun Arema FC kehilangan poin maksimal. Pertama saat melawan Persib Bandung, 23 Februari lalu. Kedua, saat berjumpa Persik Kediri.
”Yang terpenting melakukan perbaikan dan fokus untuk pertandingan selanjutnya,” ujar pemain bernomor punggung 27 itu. Sikap tersebut memang cukup tepat, sebab jarak antar-pertandingan tidak terlalu jauh. ”Kami harus segera move on,” tuturnya.
Terpisah, Pelatih Caretaker Arema FC I Putu Gede mengapresiasi capaian Dedik tersebut. Pasalnya, saat ini Singo Edan belum maksimal dalam membuat gol.
|Baca Juga :
Performa Belum Konsisten, Arema FC Tetap Bidik Posisi Lima Besar
”Ini artinya usaha kami melakukan drill kepada penyerang mulai menunjukkan hasil,” ucapnya.
Sebelumnya, bersama Singgih Pitono, para pemain penyerang Arema FC terus ditingkatkan performa. Itu menyusul kondisi mereka yang kesulitan membuat gol usai laga Arema FC Vs Rans Nusantara, awal Februari lalu. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra