Selama mendapatkan kesempatan tampil, Eva kerap memainkan dua peran di sektor gelandang.
Pertama, sebagai seorang gelandang serang. Itu terlihat saat Arema FC melawan Persib Bandung dan Persik Kediri.
Sedangkan peran kedua yakni menjadi holding midfielder. Atau banyak beroperasi di tengah sebagai penghubung.
Penampilan tersebut terlihat ketika babak kedua laga melawan Persik. Selain itu, dia bermain pada posisi itu ketika Singo Edan berhadapan dengan Barito Putera, 18 Februari lalu.
|Baca Juga :
Dedik Setiawan Masuk Daftar Penyerang Lokal Subur di Liga 1
Mengenai cukup banyak peran yang harus dimainkan, Evan Dimas menyebut bila itu sudah menjadi tugasnya sebagai pemain.
”Intinya apa pun peran yang diberikan pelatih saya akan menikmati. Yang terpenting kerja keras untuk tim,” kata dia.
Karena hal tersebut, mantan pemain Bhayangkara FC itu mengaku tidak memiliki peran favorit. Semuanya sama. ”Mungkin kalau bermain di holding midfielder lebih keras, itu yang saya rasakan,” kata dia.
|Baca Juga :
Laga Kontra Persebaya Ditunda, Arema FC Punya Tabungan Tiga Pertandingan
Saat di Timnas, dia juga sempat bermain pada posisi tersebut. ”Ya, saat era Luis Milla saya bermain di holding. Sedangkan ketika di U-19 gelandang serang,” tuturnya.
Di Timnas U-19, dia tidak bermain sendiri sebagai gelandang serang. Saat itu, pelatih Indra Sjafri memainkan dua gelandang serang sekaligus. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra