Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Vs Madura United 1-1, Satu Poin Hadirkan Rekor Baru

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 8 April 2023 | 18:00 WIB
DIBUTUHKAN : Joko Susilo melepaskan tandukan di menit ke-55 yang berbuah gol penyeimbang. Gol demi gol harus dicetak agar tidak merosot di klasemen. (Media Officer Arema FC For Radar Malang)
DIBUTUHKAN : Joko Susilo melepaskan tandukan di menit ke-55 yang berbuah gol penyeimbang. Gol demi gol harus dicetak agar tidak merosot di klasemen. (Media Officer Arema FC For Radar Malang)
 

MADURA - Sebelum laga tadi malam, Arema FC sudah tiga kali bertandang ke markas Madura United. Itu dimulai sejak era Liga 1 tahun 2017 lalu.

Hasilnya, Singo Edan selalu pulang dengan kepala tertunduk, alias kalah. Catatan minor itu pun bisa diperbaiki tadi malam.

Meski tidak berhasil memetik tiga poin, Renshi Yamaguchi dkk tak pulang dengan tangan kosong. Mereka mendapat tambahan satu poin dari hasil imbang 1-1.

Bagi kubu Madura United, hasil laga tadi malam menambah catatan kurang apik saat tampil di kandang. Sebab di laga home sebelumnya, mereka menelan kekalahan 1-3 atas PSM Makassar, 31 Maret lalu.

Merespons hasil laga tadi malam, Pelatih Arema FC Joko Susilo menghargai kerja keras yang ditunjukkan pemain-pemainnya.

”Usaha mereka saat sangat keras. Dari awal ketinggalan sampai menyamakan kedudukan, dan setelah itu bisa bertahan dengan baik,” kata dia.
Baca Juga : Madura United dan Arema FC Sama-Sama Dihantui Rekor Minor.

Dia juga mengapresiasi kinerja tim pelatih Singo Edan. ”Kami bahu membahu memutar otak dan menentukan strategi untuk menghadapi beberapa situasi di lapangan,” tambah Gethuk, sapaan karibnya.

Dalam konferensi pers usai laga, dia juga memastikan kondisi Adilson Maringa cukup baik. ”Tadi (ototnya) agak ketarik. Akan kami lihat lagi besok (hari ini), mungkin akan dilakukan MRI,” kata dia.

Ungkapan syukur tampak disampaikan kiper Teguh Amiruddin. ”Hasilnya memang imbang, dan kami tetap bersyukur. Para pemain sudah melakukan semua strategi yang disiapkan pelatih di lapangan,” kata dia.

Teguh sadar timnya masih mempunyai beberapa kelemahan. ”Tapi saya tidak
mau menyalahkan para pemain. Kami akan membenahinya,” imbuhnya.

Sejak menit pertama, para pemain Arema FC tampak percaya diri. Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan tidak takut meladeni permainan terbuka dari tuan rumah.

Memilih tak bertahan membuat Singo Edan punya tiga peluang yang mengancam ke gawang Madura United. Pertama lewat Evan Dimas di menit 26. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Kedua lewat Arkhan Fikri pada menit 33. Sedangkan yang ketiga lewat Rizky Dwi Febrianto di menit 44.

Sayangnya, belum ada yang berbuah gol. Keberanian pemain Arema FC menekan bukan tanpa risiko.

Sebab, beberapa kali gawang Adilson Maringa dicecar para penyerang Madura United. Seperti dilakukan Hugo Gomes, Malik Risaldi, Beto Goncalvez, dan Lulinha.

Berdasar catatan koran ini, Adilson Maringa sudah bekerja keras sejak menit ke-2. Total, ada empat penyelamatan yang dilakukan pemain asal Brazil tersebut.

Salah satu yang krusial pada menit ke-23. Saat itu, dia sukses menghalau umpan silang dilakukan Hugo Gomez yang sudah dinanti Lulinha yang kosong.

Terus ditekan, gawang Arema FC akhirnya jebol pada pengujung babak pertama. Telatnya Joko Susilo menutup Beto membuat umpan ke Lulinha meluncur lancar.
Baca Juga : Arema FC Vs Madura United, Usung Dua Misi di Laga Derby.

Lulinha pun bisa leluasa menceploskan bola lewat tendangan mendatar pada menit ke-41. Pada babak pertama, Arema FC tampak melakukan sejumlah perubahan di starting eleven.

Absennya Bagas Adi Nugroho dan Sergio Silva memaksa mereka memainkan duet lokal di jantung pertahanan. Adalah Bayu Aji dan Joko Susilo yang dipercaya menggantikan.

Di lini depan, Singo Edan menurunkan dua pemain yang baru pulih dari cedera. Yakni Ilham Udin Armaiyn dan Kushedya Hari Yudo.

Di kubu Madura United, perubahan banyak dilakukan di lini belakang. Otavio Dutra dan Fachrudin Ariyanto tampil sejak menit awal.

Keduanya menggantikan duet Cleberson dan Hasyim Kipuw yang absen akibat akumulasi kartu kuning.

Merespons ketertinggalan timnya, Pelatih Arema FC Joko Susilo melakukan sejumlah perubahan di awal babak kedua. Penyegaran dilakukan pada pos ujung tombak. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Tito Hamzah dan Dedik Setiawan dimasukkan untuk menggantikan Kushedya Hari Yudo dan Ilham Udin.

Upaya itu membuat lini serang tim lebih bertenaga. Hadirnya Tito Hamzah membuat daya gedor lewat sayap meningkat.

Karena itu, Rizky Dwi Febrianto beberapa kali mempunyai kesempatan naik untuk membantu serangan.

Terus menekan, gol Arema FC akhirnya lahir pada menit 55, lewat center back lokal Joko Susilo. Mantan pemain PSMS Medan itu memanfaatkan umpan dari Renshi Yamaguchi.

Itu menjadi gol pertamanya di Liga 1 dan saat berkostum Singo Edan. Sementara Madura United memulai interval kedua dengan lebih banyak bertahan.

Mereka lebih banyak mengekspos pertahanan Singo Edan lewat trio Brazil. Yakni Lulinha, Beto, dan Hugo Gomez.
Baca Juga : Bersiap Hadapi Madura United, Arema FC Perhatikan Dua Sektor.

Selain itu, mereka juga menambah pemain bertipe menyerang. Seperti Rivaldi Bawuo, Slamet Nurcahyo, dan Salim Akbar Tohera.

Merespons pergantian itu, tim pelatih Arema FC memasukkan sejumlah nama untuk memperkuat pertahanan. Seperti Jayus Hariono dan Achmad Figo.

Hadirnya kedua sosok itu membuat tim lebih solid saat bertahan. Arema FC sendiri mulai mengandalkan compact defend di 20 menit akhir pertandingan.

Pasca laga, Pelatih Caretaker Madura United Rakhmad Basuki cukup menyayangkan hasil imbang. ”Karena target kami adalah tiga poin. Sekaligus menjadi penutup laga kandang terakhir kami di musim ini,” kata dia.

Rakhmad melihat timnya sebenarnya punya lebih banyak peluang. ”Tapi Arema FC hari ini memang bertahan dengan baik,” tambahnya.

Sadar bila pemanfaatan peluang kurang baik, dia memastikan bakal melakukan pembenahan. Madura United menyisakan satu laga di musim ini.

Mereka akan bertandang ke markas Tim Rans Nusantara, 13 April nanti. Senada dengan Rakhmad, gelandang Madura United Feby Ramzy Wirawan juga melihat pemanfaatan peluang menjadi kendala bagi timnya.

”Masalah kami ada pada finishing touch,” kata dia. (gp/by) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jawa pos radar malang #media online malang #berita malang #Mahasiswa malang #Arema FC vs Madura united #Pemkot Malang #berita malang hari ini #malang kota #dishub #kuliner malang #radar malang #malang kipa #Singo Edan #parkir liar