Bersama tim berjuluk Juku Eja tersebut, Raehan bakal menjalin kerja sama cukup lama. Informasi yang didapatkan koran ini, dia diikat kontrak selama tiga musim. Itu menjadi bagian dari upaya Manajemen PSM supaya di musim-musim selanjutnya, pemain asli Makassar itu tidak meninggalkan klub.
Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim mengungkapkan, kontrak panjang itu diberikan karena Raehan masuk rencana tim pelatih. Performanya di musim lalu juga cukup moncer. Di sisi lain, dia juga masuk dalam daftar pemain muda potensial. ”Total, kami sudah perpanjang kontrak lima pemain muda selain Raehan,” kata dia.
Pemain-pemain tersebut adalah Ricky Pratama, Mufli Hidayat, Sulthan Zaky, Adil Nur Bangsawan, dan Benjamin Victor Dethan. Mereka menjadi aset untuk regenerasi PSM Makassar. Sebelumnya, Arema FC sempat bersaing dengan dua klub lainnya untuk mendatangkan Raehan.
Selain PSM Makassar, ada Persija Jakarta yang juga mengincar Raehan. ”Sudah hampir ada kesepakatan nilai kontrak. Namun, saat dia dihubungi kembali usai SEA Games, Raehan tidak merespons,” kata sumber internal Arema FC kepada koran ini.
Sebagai informasi, sebelumnya lewat orang terdekatnya, Raehan meminta waktu untuk fokus pada ajang SEA Games. Alhasil, negosiasi lanjutan antara dirinya dengan Arema FC harus tertunda. Di tempat terpisah, Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas mengaku tidak masalah dengan keputusan Raehan.
Sejak awal, klub tidak pernah memaksanya untuk berkostum Singo Edan. ”Semoga dia sukses bersama PSM,” kata Owner NZR Grup tersebut. Lalu apakah Arema FC masih akan mendatangkan gelandang baru? Mengenai pertanyaan tersebut, Wiebie mengaku masih menunggu instruksi dari tim pelatih.
”Apakah mereka (pelatih) masih butuh apa tidak, keputusan ada di mereka,” tuturnya. Saat ini, opsi pemain di posisi gelandang memang tak banyak. Ada Evan Dimas, Jayus Hariono, Arkhan Fikri, Seiya Da Costa Lay, Kevin Armaedyah, dan Muhammad Rafli. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra