BALI - Kemenangan Bhayangkara FC atas Persita Tangerang, 3 Agustus lalu membuat Arema FC berada dalam posisi yang kurang diuntungkan. Posisi mereka kini tergeser kesebelasan berjuluk The Guardians itu. Kini Singo Edan berada di posisi juru kunci. Bila ingin beranjak, satu-satunya syarat yang harus dipenuhi adalah menang.
Wajib mendapatkan hasil maksimal juga dibutuhkan Arema FC untuk menjaga jarak poin dengan tim di atas mereka. Sebab, margin poin Singo Edan dengan tim-tim di luar zona merah cukup lebar. Antara 3 sampai 4 poin. Pelatih Kepala Arema FC Joko Susilo sadar betul terhadap posisi timnya.
Menurut dia, tantangan lain Dendi Santoso dan kawan-kawan juga harus bermain di kandang yang terasa tandang. ”Bagi kebanyakan orang posisi kami pasti dilihat tidak baik,” kata dia. Itu karena dalam dua sampai tiga musim terakhir, Singo Edan tidak pernah berada momen seperti saat ini.
Contohnya pada Liga 1 2022/2023, yang pada pekan ke-6 mereka berada di papan tengah klasemen. Namun, Gethuk-sapaan akrabnya berharap situasi tersebut tidak terlalu dipikirkan para pemainnya. Menurut dia, penggawa Singo Edan harus menjadikan itu sebagai sebuah tantangan.
"Motivasi terbaik berasal dari dalam diri masing-masing pemain. Artinya jalan perubahan juga dari mereka yang berjuang di lapangan,” kata mantan pelatih Persik Kediri tersebut. Untuk itu, Joko ingin para pemainnya melupakan apa terjadi sebelumnya dan berhenti mempersalahkan keadaan. Saat ini, yang terpenting menurutnya adalah fokus selama 90 menit
”Mereka juga harus mau bertarung, karena lawan juga datang bukan untuk kalah,” tambah pelatih asal Cepu, Jawa Tengah itu. Meski demikian, mengalahkan Barito Putera terbilang bukan hal yang mudah dilakukan. Alasannya karena tim berjuluk Laskar Antasari tersebut kini lebih solid. Mereka sudah mendapatkan 2 kemenangan, 1 kali imbang, dan 2 kali kalah.
Juru taktik berlisensi A AFC Pro tersebut mengakui bila kesebelasan asal Kalimantan itu lebih baik dibanding musim lalu. ”Pemain asing mereka berkualitas. Mulai dari posisi belakang, tengah, sampai depan,” ucap dia.
Di tempat terpisah, Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan mengaku kalau timnya juga sudah siap 100 persen tampil di laga nanti sore. ”Semua pemain bugar sampai hari ini (kemarin). Jadi pasti akan all-out demi mendapatkan hasil yang terbaik,” kata mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.
Dia menyebut bila tim pelatih Barito Putera sudah menganalisis performa lawan. Itu menjadi modal untuk pemainnya di lapangan. ”Kami harus berusaha meredam kelebihan mereka dengan kerja keras di lapangan,” kata dia. (gp/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana