BANGKALAN – Laga nanti sore bakal berjalan sengit.
Arema FC wajib menang untuk memastikan tetap di Liga 1 musim depan.
Madura United juga wajib memetic tiga poin untuk lolos ke babak championship series.
Posisi Singo Edan itu lebih berat dibanding tim-tim competitor lainnya.
Sebab, Persita Tangerang, PSS Sleman, dan RANS Nusantara yang berpotensi degradasi tidak bertemu lawan yang wajib menang.
Baca Juga: Viral Larangan Warung Madura Beroperasi Seharian, Kadin Kabupaten Malang : Kami Dukung Buka 24 Jam
Persib Bandung yang menjadi lawan PSS Sleman sudah lolos championship series.
Begitu juga Bali United yang menjadi lawan Persita Tangerang.
PSM Makassar yang akan berhadapan dengan RANS Nusantara juga sudah dipastikan bertahan di kompetisi.
Tim berjuluk Juku Eja itu berada di posisi 11 klasemen. Asisten Pelatih Madura United Rakhmad Basuki dalam konferensi pers kemarin memastikan bila timnya bakal all-out.
”Pada laga besok (hari ini) para pemain akan berjuang maksimal untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya,” ungkapnya.
Dia menyebut, lolos babak championship series punya dua arti penting untuk timnya.
Pertama, menjadi bagian menepati janji kepada pendukung tim.
Kedua, menjadi cara Madura United untuk membuktikan diri.
Dia menyebut bila timnya kerap dipandang sebelah mata terkait kans tampil di babak tersebut.
Center back Madura United Fachruddin Aryanto juga berujar serupa.
Dia menyebut timnya akan berjuang matimatian untuk mendapat tiket lolos ke babak championship series.
”Nasib tim ada di tangan pemain sendiri,” tuturnya.
Situasi tersebut tentu tidak menguntungkan Singo Edan.
Terlebih, musim ini Arema FC punya track record kurang bagus saat melawan tim-tim di posisi lima besar.
Dari Sembilan pertandingan, mereka hanya menang sekali. Sisanya lima kali kalah dan dua kali imbang.
Sadar dengan situasi tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Widodo Cahyono Putro berharap pemainnya tampil habis-habisan.
Itu karena laga melawan Madura United menjadi momen hidup atau mati untuk Singo Edan bertahan di kompetisi.
”Madura United tim yang bagus, kami paham betul itu. Karena itu, sepanjang laga harus bisa minim kesalahan dan berusaha fokus,” paparnya.
Yang tidak kalah penting selanjutnya yakni berusaha untuk tidak kemasukan terlebih dahulu.
Sebab bila itu terjadi timnya akan sulit mengontrol laga.
Tekanan psikis juga bakal dirasakan para pemain.
”Tentunya laga besok (hari ini) tekanan tinggi. Kami harus menyiasatinya dengan bermain disiplin,” imbuh mantan striker Timnas Indonesia itu.
Sementara itu, Kapten Tim Arema FC Jhon Alfarizi memastikan bila rekan-rekannya akan memberikan 100 persen kemampuan.
”Laga besok (nanti sore) tidak mudah, karena itu kami harus all-out,” tuturnya.
Dia sadar bila kekalahan bakal membuka peluang timnya terdegradasi. Sebab, kini timnya hanya berjarak dua poin dari RANS Nusantara yang berada di posisi ke-16. (gp/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana