Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Munas Aremania Bukan Kompetisi Calon Presidium

Galih R Prasetyo • Jumat, 31 Mei 2024 | 16:16 WIB
Logo Aremania Utas simbol temu nasional Presidium
Logo Aremania Utas simbol temu nasional Presidium

MALANG KOTA - Jelang musyawarah nasional (munas) Aremania yang berlangsung pada 1-2 Juni, para kandidat presidium kompak menyatakan sikapnya.

Mereka menegaskan bila munas bukan ajang berkompetisi.

Karena itu, siapa saja yang terpilih wajib didukung.

Nanti akan ada tujuh orang menjadi presidium Aremania.

Total ada sembilan calon.

Nomor urut 1, M Anwar Korwil Batu dan Malang Barat, nomor urut 2 Teddy Krisna Korwil Lawang.

Nomor urut 3, Septiana Dini Korwil Mergan.

Nomor urut 4 Bagus Korwil Gadang. Nomor urut 5 Rudy Topez Korwil Bareng.

Nomor urut 6 Prayogi Emprit Korwil Oro-Oro Dowo. Nomor urut 7 Ali Rifky Korwil Veteran.

Nomor urut 8 Sam Inos Korwil Mergosono dan nomor urut 9 Simon Zakaria Korwil Gadingkasri.

Calon Presidium Aremania nomor urut tujuh Muhammad Ali Rifki menjelaskan, semua kandidat mempunyai tujuan utama yang sama.

Yakni persatuan di antara Arek Malang.

"Jangan disalahartikan kami ini tengah berlomba untuk mengisi posisi presidium," kata dia.

Mantan manajer Arema FC periode 2021-2022 itu menyebut, kalau untuk mencari kemenangan, sejak awal dia tidak akan ambil bagian.

Dia tergerak bergabung dengan gerakan itu lantaran ingin terlibat dalam upaya membuat Aremania menjadi kesatuan yang solid.

"Sekarang adalah momentum yang bersejarah untuk Aremania kembali bersatu lagi. Apalagi inisiasi gerakan ini berasal dari semua elemen Aremania," paparnya.

Mulai dari yang senior, muda, berada di Malang Raya sampai penjuru Indonesia.

Berangkat dari itu, Ali mengaku tidak membawa program yang muluk-muluk bila terpilih.

Satu yang dia capai yakni merangkul semua elemen Aremania untuk bersama-sama menindaklanjuti legalitas suporter.

Senada dengan Ali, calon Presidium Aremania nomor urut satu Muhammad Anwar menegaskan bahwa dia tidak membidik posisi Keterlibatannya dilandasi dorongan jiwa Arek Malang.

Keinginannya adalah 'nyawiji' atau persatuan Arek Malang.

Menurutnya, semangat itu penting untuk didukung dan didorong.

"Ini bukan tentang sepak bola. Tapi, bagaimana kita semua saling bergandengan tangan dan memperkuat diri sebagai Arek Malang," papar dia.

Perwakilan Korwil Batu dan Malang Barat itu menjelaskan, untuk menciptakan sebuah struktur, harus dimulai dari kultur yang kuat.

Karena itu, Munas Aremania menjadi sebuah langkah awal untuk kembali ke sana.

"Selain itu, dari ajang ini kita harus terus merawat ingatan untuk tragedi Kanjuruhan," paparnya.

Anwar menjelaskan, sebelum munas dia sudah menjalin dialog dengan korban tragedi Kanjuruhan.

Salah satunya dengan Devi Athok.

Menurutnya, suara korban harus terus digaungkan.

Sementara itu, calon lainnya Teddy Krisna Putra mengaku ingin mengambilkan image Aremania.

Salah satunya yakni image suporter yang cinta damai.

"Pesan kedamaian harus terus disuarakan kepada seluruh suporter di Indonesia," ujarnya.

Arek Malang asal Lawang itu menyebut, ada tiga aspek dalam visinya.

Di antaranya menjadikan Aremania suporter yang bermartabat, berguna, dan berdaya saing.

Satu-satunya calon presidium perempuan Septiana Dini Fitriani menjelaskan, Aremania ke depan harus men jadi kesatuan yang lebih kuat.

"Aremania menjadi satu dan harus punya satu tujuan, cita-cita, dan punya integritas," ucapnya.

Di tempat terpisah Perwakilan Tim Asesor Presidium Aremania Syahrul Sajidin menjelaskan, calon presidium sudah melewati tahap fit and proper test.

Nilai di antara masing-masing calon terpaut tipis.

"Semua bisa kami pertanggungjawabkan secara etik, ilmiah, dan moral," tegas dia.

Menurutnya sebelum ada sembilan kandidat, ada sekitar 12 orang yang mengikuti fit and proper test.

Selama kegiatan tersebut, kandidat tidak hanya ditanya tentang profil dan sejarah Aremania.

Tapi juga bagaimana membangun persatuan ke depannya. (gp/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#aremania #munas #presidium aremania