MALANG KOTA – Ada pemandangan tak biasa di lapangan mini soccer Stadion Gajayana kemarin (16/6).
Masing-masing tim bertanding dengan bantuan kruk.
Mereka bersaing memenangkan piala Kapolresta Malang Kota Cup.
Kompetisi perdana tersebut diikuti empat klub di Jawa Timur (Jatim).
Yakni Persatuan Sepak bola Amputasi Djember (Persaid) yang meraih juara satu, Persatuan Sepak Bola Amputasi Surabaya (Persas) menyabet juara dua, dan Persatuan Sepak Bola Amputasi Malang (Persama) berada di juara tiga.
Kemudian klub lain yang juga ikut berkompetisi adalah Persatuan Sepak bola Amputasi Madura (Persam).
Untuk juara satu meraih hadiah utang tunai Rp 7,5 juta, juara kedua Rp 5 juta, dan juara ketiga uang Rp 2,5 juta.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, liga tersebut digelar sebagai rangkaian dari Hari Bhayangkara ke-78.
Sebelumnya Persama mendatangi kantornya agar Polresta Malang Kota bersedia menggelar liga tersebut.
Pihaknya menggandeng Pemkot Malang dan Kodim 0833/Kota Malang.
”Melihat cita-cita mulia Persama untuk latihan pemanasan sebelum ke liga Piala Menpora, kami menuruti saja,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Buher itu berharap pertandingan semacam ini dapat melahirkan atlet-atlet disabilitas yang berbakat.
Misalnya salah satu pemain Persaid, Bahir yang sudah merumput di Turki.
Selain itu, Buher juga mengajak warga Malang yang disabilitas bergabung dengan Persama.
“Agar ada regenerasi,” lanjut Buher.
Sementara itu, PJ Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya liga sepak bola amputasi.
Karena itu, dia akan memfasilitasi Persama dengan memberi tempat latihan gratis di Stadion Gajayana.
“Untuk kelengkapan lain seperti jersey, bola, hingga sepatu juga akan ditanggung Pemkot Malang,” kata Wahyu.
Mendengar itu, Ketua Persama Sueb merasa haru.
Sebab itu adalah hal yang ia cita-citakan selama ini.
Mengembangkan klub sepak bola yang dibesut pada 2022 diyakini membutuhkan banyak perjuangan untuk berkembang.
Untuk diketahui, sepak bola amputasi menggunakan standar mini soccer.
Dengan luas lapangan 40 x 60 meter. Ukuran gawangnya pun hanya 5 x 2 meter.
Dengan jumlah pemain tujuh pada masing-masing klub.(aff/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana