Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali jadi venue ajang internasional.
Terbaru, Kampus Putih itu ditunjuk menjadi tuan rumah ASEAN University Games cabang olahraga pencak silat pada 2-6 Juli 2024 ini.
Ratusan atlet pencak silat dari sepuluh negara berbeda di ASEAN saling berkompetisi menjadi yang terbaik dalam gelaran tersebut.
Kesiapan dan sederet pengalaman melaksanakan ajang internasional menjadi alasan UMM ditunjuk menjadi lokasi cabor pencak silat.
Mulai dari Dome yang bisa dijadikan venue pertandingan hingga tiga hotel mumpuni yang dimiliki UMM. Dengan begitu, para peserta bisa lebih mudah dan nyaman karena jarak penginapan dengan gelanggang cukup dekat.
Selain itu, adanya Rumah Sakit UMM juga memberikan nilai lebih karena akan mempercepat proses penanggulangan jika terjadi cedera atau kecelakaan.
Hal itu diamini oleh pelatih Brunei Darussalam Muhammad Khairul Bahri.
Menurutnya, berbagai proses bisa dengan nyaman dilalui.
Baca Juga: 167 Atlet dari 11 Negara Siap Berlaga di UM dalam ASEAN University Games AUG 2024 Ke-21
Apalagi hotel yang ditempati adalah milik UMM, sehingga memudahkan mobilisasi para atlet.
Ia juga mengatakan bahwa hawa sejuk Malang membuat tim asuhannya lebih rileks dan fokus.
“Kualitas penyelenggaraannya sudah cukup bagus dan mendekati ajang-ajang seperti ASEAN Games. Harapannya, AUG ini bisa mendorong atlet-atlet muda kita untuk terus mengasah diri dan berprestasi menuju masa depan yang lebih baik,” terangnya.
Terkait kesehatan dan keselamatan, UMM juga menyiapkan tim kesehatan terbaik.
Meski standarnya hanya menyiapkan empat tim, namun Kampus Putih menambah jumlah tersebut menjadi sepuluh tim.
Dua di antaranya dokter bersertifikasi internasional.
Dilengkapi juga dengan ambulans advance serta ambulans transportasi.
Hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Gelaran AUG cabor pencak silat dibuka langsung oleh Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik, MSi.
Dia mengatakan, kompetisi itu merupakan implementasi dari semangat mens sana in corpore sano.
Yakni jiwa yang sehat di tubuh yang sehat.
Selain itu, menurutnya, pencak silat memiliki sejarah dan kultur yang panjang dan tercermin dalam setiap kekuatan, kedisiplinan, dan bakat dari para atlet.
Baca Juga: UM Ditunjuk sebagai Tuan Rumah ASEAN University Games AUG 2024 Ke-21
“Selain memiliki gerakan-gerakan yang indah, pencak silat juga memiliki beberapa tujuan. Pertama, untuk keamanan karena bela diri ini mengajarkan tentang pertahanan diri. Kemudian sebagai ajang bersaing meraih prestasi dan kompetisi yang sportif,” katanya.
Terakhir, Nazar berharap lomba pencak silat AUG di UMM bisa berjalan sesuai standar dan menjunjung tinggi sportivitas.
Selain itu juga dapat memberikan kesan baik yang tak terlupakan selama di Malang.
“Selamat datang dan selamat berkompetisi. Saling menghormati, junjung sportivitas, dan berikan yang terbaik bagi negara masing-masing,” pungkasnya. (*/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana